Sesuai dengan nota dinas Asisten Ekbang/Kesra untuk Sekretaris Wilayah/Daerah Tk. I Propinsi Sumatera Barat No. 4/BKLH/1988 tanggal 7 Januari 1988, perihal Pemberangkatan Tim Geologi penelitian Bahaya Letusan Gunung Merapi dan Bahaya Gelodo Gunung Talang, sebagai realisasi dana bantuan Gubernur Kepala Daerah Tk. I Propinsi Sumatera Barat kepada Kanwil Departemen Pertambangan dan Energi Sumatera…
Gunung kelut (+1731) terletak pada 7 derajat 56 LS dan 112 derajat 18'30" BT, termasuk dalam wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dari sejarah letusannya G. Kelut ini mempunyai daur kegiatan 10 sampai 19 tahun. Dengan demikian pada 1988 ini telah melampaui siklus kegiatan untuk G. Kelut.
G. Kelut dan lereng-lerengnya terletak di Karesidenan Kediri. Sifat penelitian ini meliputi pengambilan conto-conto air, yang berasal dari G. Kelut.
Kepala Kantor Cabang Sub Direktorat Volkanologi (Sdr. Her yone Asmanu) dan penulis ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi untuk menghubungi Regu Geomagnet di Pos Volkanologi Jrakahs Regu Geokimia, yang waktu itu sedang bertugas di Kantor Cabang Sub Direktorat Volkanologi Yog- yakarta, dan pemeriksaan lahar sepanjang K. Putih, K. Bebang dan K. Krasak. Laporan ini hanya me…
Dalam rangka penelitian dan dan pengawasan tingkat keaktipan gunungapi, khususnya penelitian dalam bidang geokimia, sesuai pula dengan rencana kerja penelitian gas ekshalasi G. Herapi di Jawe Tengah, seperti tercantum dalan laporan No. 76 g2/DV/14/15, mebuah team pada tanggal 29 April dan 30 April 1975 yang lalu, dus hari berturut-turut, telah mengadakan pendakian ke puncak G. Merapi di Jawa Te…
Keadaan kawah G.Kelut ditinjau oleh Sdr. Tumpal Situmorang B.Sc., dibawah pimpinan Sdr. Sumarna Hamidi B.Sc dan penulis pada tanggal 26 September 1974 sampai 2 Oktober 1974. Hal itu untuk menanggapi berita surat kabar "Sinar Harapan" dan yang lain terbit tanggal 25 September 74, dengan kepala berita "G.Kelut giat lagi".
Hujan lebat di daerah puncak G. Merapi yang terjadi pada 22 - April 1975 di sore hari, mengakibatkan banjir lahar di K. Putih. Banjir tersebut berlangsung selama 2 jam lebih, dimulai dari jam 16 18.20. Di pos Ngepos sendiri diwaktu itu hanya turun hujan kecil, ourah hujan yang tercatat ialah 25 mm.
Dalam laporan lapangan ini penulis menitik beratkan tentang aliran lahar hujan, terutama mengenai keselamatan kampung - kampung yang terletak disekitar jalur - jalur sungai yang kemungkinan akan dilaluinya. Hal ini berhubungan dengan gejala - gejala kenaikan kegiatan G. Merapi pada bulan Mei 195.
Dalam tahun anggaran 1988/1989, Direktorat Vulkanologi, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh, telah melaksanakan salah satu program kerja, yaitu berupa pemetaan geologi G. Patuha, berdasar-kan hasil penafsiran potret udara.
Kami ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian Gunungapi atas dasat memo dinas No. 92/DV/14/72 tertanggal 24 April 1972 dari Kepala Dinas Volkanologi. Perihal G. Bromo dan G. Semeru