G. Agung merupakan salah satu gunungapi di Indonesia yang mempunyai potensi tinggi untuk menghasilkan erupsi yang mempunyai skala besar. Hal ini digambarkan oleh letusan katastrophik terakhir yang terjadi selama tahun 1963-1964. Letusan ini menghasilkan hampir seluruh aspek bahaya gunungapi berupa: aliran lava, jatuhan abu, aliran piroklastik, piroklastik surge, lahar dan gangguan iklim.
Gunung Banda Api (641 m dpl) merupakan salah satu pulau gunungapi yang menempati kepulauan Banda yang terdiri dari 11 gugusan pulau, terletak di Laut Banda. Wilayah G. Banda Api termasuk kedalam Kecamatan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku. Pulau gunungapi ini dibentuk dari hasil erupsi Gunung Banda Api yang berulang kali, terdiri dari leleran lava dan endapan piroklastik yan…
G. Ili Lewotolo di P. Lomblen, termasuk gunungapi aktif tipe A, di dalam kawahnya terdapat kubah lava. Secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Lembata, Pos Pengamatan terdapat di Kecamatan ili Ape. Tinggi puncaknya 1319 m di atas permukaan laut. Letusan terakhir yang diketahui terjadi pada tahun 1920, sehingga sampai tahun 2006 G. Ili Lewotolo telah istirahat lk. 86 tahun.
G. Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif tipe strato yang berada di P. Palue, disebelah utara P. Flores. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Propinpsi Nusa Tenggara Timur. Dalam sejarah kegiatannya yang tercatat menimbulkan korban jiwa akibat letusa G. Rokatenda sebanyak 266 orang tewas. Karena P. Palue seharusnya tidak dihuni secara tetapi.…
G. Ebulobo dengan ketinggian puncak kurang lebih 2149 m dari muka laut termasuk gunungapi Tipe A. Sepanjang kegiatannya, sudah 7 kali mengadakan erupsi yaitu tahun 1830, 1888, 1910, 1924, 1938, 1941, 1947 dan 1961. Aktivitas vulkanik pada bulan Maret 1961, dari puncak terlihat asap kehitam-hitaman disertai guguran api. Guguran lava pijar berasap sering tampak meluncur disertai suara kemuruh di …
Gunung Inelika merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak di P. Flores. Kegiatan letusan Gunung Inelika tercatat 2 kejadian yaitu pada tahun 1905 dan terakhir tahun 2002. Letusan Gunung Inielika diketahui pada bulan Nopember 1905.