G. Papandayan yang terletak di Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A berbentu strato. Letusan G. Papandayan bersifat preatik dan preato magmatik. Berdasarkan catatan sejarah pernah terjadi letusan pada tahun 1772, 1882, 1923, 1924, 1925, 1926, 1927, 1928, 1942, dan 2002. Sepanjang tahun 2008 terjadi beberapa kali peningkatan aktivitas vulkanik G. Papandayan
Gunung Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang disebut dengan Komplek Gunung Guntur. Komplek Gunung Guntur ini terdiri atas beberapa kerucut, yaitu Gunung Masigit (2249) yang merupakan kerucut tertinggi. Ke arah tenggara dari Gunung Masigit terdapat Gunung Parukuyan (2135m), Gunung Kabuyutan (2048) dan Gunung Guntur.
Dalam rangka mengantisipasi dan memprediksi kemungkinan terjadinya letusan. maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terutama semenjak dekade 1980 melakukan pemantauan dan penyelidikan yang seksama dengan melibatkan berbagai metoda seperti seismik, geokimia, deformasi dan metoda geofisika lainnya.
Gunung Gede merupakan salah satu gunungapi yang banyak dikunjungi para wisatawan dan pencipta alam. Hutan sekitar Gunung Gede mempunyai daya tarik tersendiri; alamnya yang subur, indah, sejuk, dan sebagai pusat tempat tumbuhnya aneka ragam jenis tumbuhan; merupakan hutan/taman wisata. Selain itu penduduk yang bertempat tinggal di sekitar G. Gede cukup padat.
Secara stratigrafi G. Kelud umumnya tersusun oleh batuan andesit dan endapan piroklastik bata apung dan lava basalt. Berdasarkan peta geologi, diperkirakan bahwa batuan intrusif tersusun atas lava andesit basaltik, bersifat basa dengan suhu sedang dan relatif lebih kental. Sedangkan tipe letusannya termasuk tipe St. Vincent yang dicirikan oleh magma yang kental dengan tekanan sedang dan kedalam…
Letusan atau peningkatan kegiatan vulaknik Gunung api Bromoyang tercatat sejak tahun 1804 sampai 1997 telah terjadi lebih kurang 52 kejadian. Perioda erupsi dapat berlangsung pendek yaitu beberapa hari saja, tetapi dapat pula berlangsung satu bulan atau lebih secara tersu menerus. Daur erupsi Gunungapi Bromo tidak menentu.
Gunungapi Kelud merupakan gunungapi yang berdanau kawah. Kawah yang ada pada saat ini merupakan seri terbaru dari rangkaian pembentukan kawah Kelud sejak beberapa puluh ribu tahun yang lalu. Kawah ini menjadi pusat aktivitas letusan sampai saat ini. Secara statigrafi G. Kelud umumnya tersusun oleh batuan andesit dan endapan piroklastik batu apung dan lava basalt.
Salah satu tugas dan fungsi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVG) adalah melakukan penelitian, pemantauan, peringatan dini, memberikan rekomendasi teknis, dan melakukan tanggap darurat bencana letusan gunungapi. Tugas dan fungsi ini dilakukan oleh Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunungapi.
K. Gendol merupakan alur sungai yang paling dominan terisi oleh material letusan G. Merapi 14 Juni 2006, disamping K. Opak, K. Woro, K. Kuning, K. Boyong, K. Bedog dan K. Krasak. Seluruh material yang masuk ke sungai-sungai tersebut diperkirakan sejumlah 8-9 jutaan m3. Sepertiga material tersebut sudah tertranspot menjadi lahar pada masing-masing alur sungai pada musim penghujan 2006-2007.
Pemantauan Gunungapi menjadi kegiatan yang wajib dilakukan, mengingat di wilayah Indonesia terdapat kurang lebih 130 gunungapi aktif yang sewaktu-waktu berpotensi terjadinya letusan dan mengancam kehidupan di sekitarnya. Gunung Merapi adalah salah satu diantaranya, gunung ini dikenal dengan tipe letusannya yang khas, yaitu berupa leleran awan panas.