n January gas explosions often occurred, ejecting incandescent lava fragments, while eruption clouds rose 1 kilometer above the summit. From Argosuko Obs. (S) reddish glares on the peak of the lava dome could be often observed, while from Gunung Sawur (ESE) and Tawonso ngo (ENE) Observatories they were seen only a few times.
Even though Indonesia is rich in volcanoes (128 are considered active) and abundant rainfall (annual rainfall figures of ovar 2000 tum are no exemptions), very little research work has been done thus far as regards their imli cations on surface drainage; many quantitative data are sit needed. By using the case of it. Kolut and the Biantas river, due attention is asked towards more systematic…
Ada beberapa aspek yang dibuat dalam pembuatan dokumentasi gunungapi antara lain yang menyangkut aspek vulkanologi, sosial, dan ekonomi yang berada disekeliling tubuh gunungapi tersebut.
Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1997 - 1998 membuat dokumentasi G. Arjuno Welirang yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan selama 15 hari kerja dengan menggunakan Pos Pengamat G. Arjuno Welirang di Desa Sukoreno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasurua sebagai pangkalan kerja.
Pembuatan dokumentasi di G. Semeru mempunyai beberapa saran dan makna, di antaranya : (1) Mengumpulkan sejarah kegiatan dam bencana yang ditimbulkannya; (2) Menginventarisasikan keadaan di kawasan yang dianggap sangat berbahaya; (3) Rekaman gambar berupa foto dan video.
Rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1996 - 1997 membuat dokumentasi G. Kelut, Jawa Timur dan G. Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dokumentasi tersebut merupakan rekaman perkembangan wilayah sesudah letusan dan dokumentasi aktivitas gunungapinya.
Ciri erupsi G.Semeru sejak 1967 adalah letusan bertipe vulkanian - strombolian yang terjadi pada interval antara 20 menit sampai 1 jam. Erupsi yang besar disertai oleh aliran lava, awan panas, dan lahar. Aktifitas gunungapi ini diamati terus menerus oleh Direktorat Vulkanologi dari 3 Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) yaitu Tawonsongo sebelah timur, di G. Sawur sebelah selatan dan di Argosuko sebe…
Gunung Merapi merupakan salah satu gunungapi yang paling aktif di Indonesia, maka dilakukan studi kaitan komposisi kimia gas dan emisi gas SO2 dengan aktifitas Gunung Merapi. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa terdapat kaitan antara komposisi gas dan emisi gas SO2 dengan aktivitas Gunung Merapi.
Untuk memperkecil bencana akibat kegiatan Gunung Merapi yang teramati sejak 20 Januari 1993 dan hingga kini masih berlangsung, telah dilakukan penyelidikan dan pemantauan aktivitas Gunung Merapi secara terus menerus dan berkala.
Dalam rangka persiapan penyuluhan kegunungapian ulangan di daerah G.Kelut telah dipersiapkan satu tim yang waktu penyelenggaraannya sedang dikoordinasikan dengan Pihak Pemerintah Daerah Tk. II oleh "Scientist in charge" yang bertugas di Pos Pengawasan G.Kelut - Margomulyo.