FIHAK PERTAMA telah menyerahkan kepada FIHAK KEDUA dan FIHAK KE- DUA telah menerima dengan baik penyerahan dari FIHAK PERTAMA : Satu perangkat Alat Pengukur Suhu Jarak Jauh dengan sistim yang terkuasai di laboratorium dan telah diuji bekerjanya dengan baik di medan/lapangan. Alat tersebut dilengkapi dengan laporan-laporan penelitian se cara cermat dan terpercaya beserta pengolahan data-data yan…
Berdasarkan Memo Dinas Kepala Bagian Proyek Pengawasan Gunungapi No. 159/WSP/01/76, tanggal 15 Desember 1976, yang ditujukan kepada Ke pala Proyak Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi, dan dengan dikeluarkan- nya Memo Dinas Kepala Proyek Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi No.423/ 2SDV/45/76, tanggal 15 Desember 1976, dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 5516/3/1976, tanggal 15 Desember 1976, …
Peramalan letusan gunungapi masih merupakan masalah yang sampai sekarang belum dapat dipecahkan secara tuntas menginat sifat yang berbeda pada masing - masing pada umumnya
Gunung Kelut (+ 1931) yang terletak dibatas Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang (Jawa Timur) pada posisi geografi 7'56 lintang selatan dan 112'18'30" Bujur Timur adalah salah satu gunung berapi berdanau kawah yang masih aktif.
Pemasangan kabel di bawah tanah yang utama dari observatori G. Kelut di Margomulyo sampai di Bambingan telah selesai dalam bulan Agustus 1975. Kabel yang terpasang sepanjang 1K. 4000 m.
Gunung Kelut merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di P. Jawa. Peramalan kapan terjadinya letusan sangat diperlukan karena penduduk yang bermukim disekitarnya cukup padat.
A gradual temperature increase of the crater lake water from normal, i.e. 32° - 33° C, was recorded since the last week of August 1973. The estimated"critical" temperature, i.e. around 40°C, was reach ed on November 5, 1973. Since then the water temperature fluctus ted between 38° C and 40°°c until approximately the end of Janua ry 1974. On January 31 a temperature of 41° C was measured,…
Dengan Sppd No. 1400/0441/3402/88 penulis bersama Sdr. L. Djoharman, B. SC dibantu dengan Sdr. Kosim Al Sukar sebagai pengemudi ditugaskan ke Gunung Galunggung dan G. Kelut untuk melakukan pengukuran deformasi ulang setiap 2 atau 4 bulan sekali. Laporan G. Kelut penulis jelaskan dalam bab berikutnya. G. Galunggung dibuat oleh Sdr.Djorhaman, B.Sc.
Gunung kelut (+1731) terletak pada 7 derajat 56 LS dan 112 derajat 18'30" BT, termasuk dalam wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dari sejarah letusannya G. Kelut ini mempunyai daur kegiatan 10 sampai 19 tahun. Dengan demikian pada 1988 ini telah melampaui siklus kegiatan untuk G. Kelut.
Keadaan kawah G.Kelut ditinjau oleh Sdr. Tumpal Situmorang B.Sc., dibawah pimpinan Sdr. Sumarna Hamidi B.Sc dan penulis pada tanggal 26 September 1974 sampai 2 Oktober 1974. Hal itu untuk menanggapi berita surat kabar "Sinar Harapan" dan yang lain terbit tanggal 25 September 74, dengan kepala berita "G.Kelut giat lagi".