Sebagai kelanjutan pembuatan dokumentasi sebelumnya terhadap aktivitas G.Kelut, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi telah menugaskan penulis beserta regu kerjanya untuk membuat dokumentasi berupa foto keadaan terbaru yaitu satu tahun setelah letusan.
Letusan G.Kelut 10 Februari 1990 telah menimbulkan berbagai kerusakan yang tidak sedikit. Penyebaran material letusannyapun mencakup wilayah yang relatif besar yang relatif cukup luas. Suatu indikasi bahwa letusan ini relatif besar yang diperkirakan dapat menimbulkan perubahan topografi/morphologi pada areal sekitar puncak, sehingga dianggap perlu dilakukan pengukuran topografi dan situasi seki…
Laporan Proyek tahun 1989/1990 dari Sub Direktorat Analisa Gunungapi merupakan hasil kegiatan pembangunan Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi tahun anggaran 1989/1990 yang dilakukan oleh para pelaksana proyek di Seksi Vulkano Fisika, Seksi Petrokimia, dan Gas, Seksi Instrumentasi dan Metoda Terpadu Gunung Merapi.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan Metoda Lapangan Gunungapi di G.Kelut (Jawa Timur) seperti penyelidikan Geofisika (Potensial Diri), Geokimia Air, Petrokimia dan Seismik & Visual.
Dalam rangka persiapan penyuluhan kegunungapian ulangan di daerah G.Kelut telah dipersiapkan satu tim yang waktu penyelenggaraannya sedang dikoordinasikan dengan Pihak Pemerintah Daerah Tk. II oleh "Scientist in charge" yang bertugas di Pos Pengawasan G.Kelut - Margomulyo.
Gunung Kelut (+ 1731 m) yang terletak di wilayah Blitar dan Kediri merupakan salah satu gunung api yang aktif di Indonesia. Pada 10 Februari 1990 gunung ini kembali meletus dan memuntahkan batuan piroklastik ke sekitarnya (Laporan letusan Gunung Kelut 10 Februari 1990). Salah satu akibat letusan ini adalah rusaknya jalan untuk pencapaian kawah yang biasa di pergunakan selama ini, sehingga jalan…
G.Kelut terletak di Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur dengan ketinggian + 1713m diatas permukaan laut. Aktivitas G.Kelut tercatat sejak tahun 1000. Sejak tahun 1900 waktu istirahat berselang antara 15 - 32 tahun. Sejak tahun 1000 - sekarang terjadi 31 kali letusan dimana pada tahun 1920 terjadi pembentukan sumbat lava.
Evaluasi akhir keadaan G.Kelut disusun guna menentukan tahap kegiatannya. Evaluasi ini dilakukan sebagai langkah lanjut laporan letusan G.Kelut 10 Februari 1990 yang ditulis oleh Koordinator Tim Vulkanologi G.Kelut pada 27 Maret 1990.
Dokumen ini berisi kumpulan ringkasan laporan dari lokakarya/pertemuan rehabilitasi Gunung Kelut pada tahun 1990
Gunung Kelut terletak di antara Gunung Wilis (+2562 m) dan G. Kawi (+ 2651 m), berderet arah barat daya timur laut di kawasan kabupaten Kediri dan Blitar, Jawa Timur. Tinggi Gunung Kelut hanya + 1731 m di atas muka laut, namun Gunung Kelut mempunyai kawah yang aktif, tidak demikian halnya dengan kedua gunung api lainnya.