Seksi Petrologi gunungapi pada Sub Direktorat Labora torium Gunungapi yang berkecimpung dalam pemeriksaan dan penyelidikan Petrologi Gunungapi sejak akhir tahun 1981 lebih tepatnya 6 bulan menjelang meletusnya G.Galunggung, telah melakukan pekerjaan tersebut.
G.Guntur adalah gunungapi paling giat di Jawa, ia menempati nomor 2, sedangkan nomor 3 diraih G.Merapi. Meskipun gunung ini menjulang tidak lebih dari 3930' di atas dataran Garut, ia sangat ditakuti penduduk, kawahnya yang bergerigi setiap tahun jarang beberapa kali absen, dibarengi suara bergemuruh melontarkan abu, pasir, dan batu, dan menutupi dataran hijau sekitarnya dengan itu.
Pemetaan geologi Gunung Galunggung dimaksudkan untuk menyumbangkan data fisiografi, penyebaran leteral dan vertikal endapan gunungapi, struktur geologi dan aspek geologi lainnya sehingga dapat diketahui sejarah geologi gunungapi dan diharapkan juga evolusinya.
Gunung Salak terletak pada perbatasan Betawi dan Priangan mempunyai dua tepi kawah, sangat rontok dan tererosi air, yang pertama dengan jari - jari 1 km, lewat puncak Salak III (2080 m), Salak I atau Gg. Gaja, titik tertinggi dari gunung-apinya (2211 m), Salak II atau G. Ciapus (2189,5 m), Gg. Gedogan (1920 m) dan sebuah puncak tanpa nama tingginya 1930 m.
Salah satu program seksi Pemetaan Geologi Gunungapi, Sub direktorat Pemetaan Gunungapi perioda 1981 - 1982 adalah penelitian geologi Gunungapi Galunggung Jawa Barat. Di sini dilaporkan kemajuan hasil sementara pemetaan geologi daerah Gunungapi Galunggung Jawa Barat selama sebulan.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.
Salah satu program kesekian pemetaan geologi gunungapi, sub direktorat pemetaan gunungapi Galunggung Jawa Barat.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu adalah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan gunungapi pada waktu itu.
Pada tanggal 9 Desember 1978 beberapa personil Sub Direktorat Panas bumi termasuk penulis menyertai "expert" dari Canada John T. Crandall ke Kamojang. Personil dari Direktorat Vulkanologi termasuk Ir. Susilo Badhri, Nikmatul Akbar B.Sc, Freddy Nanlohi B.Sc, dan pengendara mobil untuk melayani para personil, Harun Suherman.
Gunungapi dengan tipe strato ini terletak di- daerah Kabupaten Cirebon pada posisi 6.534 1.s. dan 108.24 B.T. Pada kawah utama terdapat dua dasar kawah, kawah kasepuhan dan kawah kanoman, sebelum mencapai kawah utama disebelah baratnya terdapat bekas lobang le- tusan yang telah dikenal dengan nama Gua Walet.