G Gamalama (1715 m dpl) adalah salah satu gunungapi paling aktif di Maluku Utara. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate (puncak Ternate), merupakan pulau gunungapi (tipe strato) yang hampir berbentuk lingkaran Jari-jari pulau ini 5,8 km dengan luas lebih kurang 105 km² Dan hasil pemeriksaan sekitar kawah terlihat bahwa, di bagian barat kawah terdapat areal longsoran, diperkiraka…
G. Gamkonora merupakan salah satu gunungapi strato aktif dengan 12 letusan yang tercatat dalam sejarah antara 1564 dan 1997, biasanya merupakan letusan-letusan kecil hingga sedang. Jenis letusan G. Gamkonora umumnya bersifat eksplosif, semuanya terjadi di kawah puncak. Hasil letusan berupa bahan-bahan piroklastik seperti bongkahan batuan, lapilli dan abu vulkanik, serta kadang-kadang mengeluark…
Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
Gunungapi Kie Besi (Makian) atau nama lainnya adalah Wakiong termasuk gunung aktif bertipe A berbentuk strato dan merupakan sebuah pulau gunungapi yang berada di maluku Utara. Berdasarkan acuan dari literatur dan aktifitasnya, tercatat sejak tahun 1550 sampai dengan tahun 2014, terjadi kegiatan erupsi sebanyak sebelas kall. Erupsi bertikala besar terjadi tahun 1646, 1760, 1890 dan 1988, yang me…
G.Ibu (1340 dml), merupakan Gunungapi strato yang muncul diantana deretan kerucut gunungapi aktif yang terletak pada jalur busur vulkanik dibagian barat Pulau Halmahera atau pada posisi 1'29" Lintang Utara dan 127°38' Bujur Timur, termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Maluku Utara (Gbr. 1). Disekitar puncak G.Ibu terdapat 3 buah kawah bekas pusat letusan berupa pematang kawah, be…
G. Ibu merupakan salah satu gunungapi aktif tipe-A yang terletak di dataran Halmahera. Gunungapi yang sejak tahun 1911 tidak pemah memperlihatkan adanya aktifitas, bahkan kawahnyapun tertutup hutan lebat, tiba-tiba pada 18 Desember 1998 gunungapi ini meletus disusul dengan kepulan asap kelabu muncul dari kawah puncak. Suara letusan terdengar dari kampung Duono dan Goin. Hujan abu kadang-kadang …
G. Gamkonora (+1635 m dpl) merupakan gunungapi yang paling aktif di Pulau Halmahera. Selama masa sejarah, gunungapi tipe A ini telah menunjukan peningkatan kegiatan vulkanik atau letusan sejak tahun 1564/1565 sampai saat ini telah tercatat sebanyak 10 kali. Peningkatan kegiatan terakhir terjadi pada tahun 1987 yaitu berupa letusan kecil dengan hujan abu. Sedangkan letusan terakhir yang cukup he…
Dalam laporan kerja lapangan ini, Tim Pengadaan Bahan Informasi Gunungapi melakukan pengumpulan data Gunung Kerinci, terutama melakukan pengamatan dan pendataan pemukiman serta kependudukan yang tinggal di wilayah daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan yang tinggal di dalam daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) Gunung Kerinci. Posisi Geografi Gunung Kerinci terletak pada 1º 41,5' L…
Laporan Kerja Lapangan yang dilakukan Tim ini menitik beratkan pada Dokumentasi, terutama di dalam Daerah Bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di dalam Daerah Waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Kerinci. Letak, Bentuk dan Struktur G. Kerinci, berada di Propinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan sebagian di Propinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok. dengan Posisi Geografinya terletak pada 1° 41,5' …
Gunungapi Anak Krakatau merupakan gunungapi aktif yang mempunyai intensitas pertumbuhan cukup tinggi. Gunungapi ini terletak di tengah Selat Sunda (Gambar 1) dan terletak di dalam satu garis daerah lemah antara P. Panaitan, Krakatau, Sebesi, dan G. Rajabasa. Pulau-pulau ini terbentuk akibat kegiatan vulkanik.