Gunungapi Marapi (2891 m dpl) merupakan gunungapi strato volcano aktif di Sumatera Barat yang dicirikan oleh karakter baik eksplosif maupun efusip. KArakter letusan disertai guguran blok-blok lava. Sejarah letusan G. MArapi dimulai sejak 1770. Aktifitas terus berlangsung sampai sekarang berpa hembusa asap berwarna hitam tebal dengan tinggi antara 50-1000 m di atas puncak dan kejadian gempa-gemp…
G. Dempo terdiri dari dua puncak yaitu G. Dempo dan G. Merapi, letaknya sejajar arah utara-selatan. Puncak tertinggi yang disebut G. Merapi berketinggian 3.173 m dpl, sedangkan G. Dempo sendiri puncaknya berketinggian 3049 m dpl. Kota yang terdekat ke gunung ini adalah Pagar Alam. Sejarah peningkatan kegiatan vulkanik atau letusan G. Dempo yang tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini telah te…
Bur Ni Telong dalam bahasa Gayo berarti Gunung Terbakar gunungapi ini berketinggian kurang lebih 2.624 m dpl adalah gunungapi tipe strato, memiliki lima buah kawah, yaitu: Kawah A, B, C, D, dan E, kesemuanya berada di puncak. PAda tahun 1972, Purwosudarso mengamati bentuk dan lereng G. Bur Ni Telong yang tidak beraturan, dari jauh nampak bergerigi. Kenampangan tersebut menandakan bahwa di masa …
Gunungapi Seulawah Agam terletak di Kabupaten Aceh Besar, NAD termasuk gunungapi tipe-A dan gunungapi tipe-A merupakan gunungapi yang diprioritaskan untuk dipantau secara kontinyu. Gunungapi inisudah tidak menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik, walaupun sudah lama tidak menunjukkan peningkatan tapi tetap perlu dipantau secara menerus sebagai salah satu langkah mitigasi letusan gunungapi, k…
Dari catatan sejarah kegiatan vulkanik, G. Krakatau merupakan gunungapi yang sangat aktif dan dampak letusannya paling destruktif di dunia, tercatat bahwa pada tanggal 27 Agustus 1883 G. Krakatau meletus sangat besar, melontarkan rempah vulkanik dengan volume 18 km3, tinggi asap 80 km, menimbulkan gelombang pasang )tsunami) setinggi 30 m di sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampu…
G. Peut Sagoue atau Ampat Sagi dinamai demikian karena gunungapi ini mempunyai empat buah puncak, puncak-puncak tersebut adalah Puncak Bukulah, Puncak Tutung (2435 m), Peut Sagoue (2512 m), dan satu puncak lagi disebelah timur laut Peut Sagoue. Untuk memantau kegiatan G. Peut Sagoue secara menerus, maka sejak 18 Agustus 1998 di Taransdespot Turucuet, Desa Mane, Kecamatan Mane, Kab. Pidie, sedan…
G. Tandikat (Tandikai, Tandike) merupakan gunungapi bertipe stratovolcano, dengan ketinggian 2430 m dpl. Gunungapi ini membentang di dataran tinggi Minangkabau Sumatera BArat, kira-kira 7.5 km dari Kota padang Panjang. G. Tandikat merupakan bagian dari 3 puncak gunung di Minangkabau yang dikenal dengan puncak-puncak Tri Arga. G. Tandikat adalah satu dari 66 gunungapi Tipe-A yang dipantau secara…
Gunungapi Sorik Marapi salah satu gunungapi aktif yang sering meletus, walaupun letusan freatik (letusan uap air), tetapi pada kawahnya terisi air membentu danau kawah sehingga apabila terjadi letusan dikhwatirkan akan menimbulkan lahar panas. Menurut catatan sejarah letusannya, G. Sorik MArapi mempunyai masa istirahat antara 1 sampai 40 tahun, tetapi umumnya terjadi hampir setiap ahun, walaupu…
G. Sorik Marapi merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Sumatera dengan ketinggian 2145 meter, bertipe strato dengan danau kawah dan dicirikan oleh sistem hidrothermal yang luas dan letusan freatik yang sering terjadi pada beberapa titik erupsi. Daerah kawahnya tersusun atas 3 buah kawah, yaitu Kawah Sorik Marapi A dan B, serta Danau Merah 9C). Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sej…
Dari catatan sejarah vulkanik G. Krakatau, terlihat gunungapi ini merupakan gunungapi yang sangat aktif. G. Anak Krakatau sejak muncul 19 Juni 1930 hingga 2004, telah terjadi erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut, pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-8 tahun da…