Sesuai dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas 2222/P/82 dan No.2224/P/82,selama 7 hari dari tanggal 5 s/d 12 Oktober 1982, penulis melakukan pemeriksaan kegiatan G.Se int lamet di Jawa Tengah. Pendakian dilakukan dari dukun Bambangan, Kelurahan Kuta bawa, Kecamatan Karangreja, Kewadahaan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pendakian dilakukan selama 1k. 6 jam, mela lui jalan setapak yang sudah di…
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.
Untuk pengenalan lapangan dan alat - alat yang digunakan dalam penyelidikan dan pengamatan gunungapi khususnya G. Kelut serta cara - cara mempergunakannya, maka tgl 17 Mei s/d 31 Mei 1980 penulis ditugaskan di Pos Pengamatan Gunungapi G. Kelut di Margomulyo, Jawa Timur.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu adalah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan gunungapi pada waktu itu.
Pemeriksaan G.Sleamet berupa pengukuran suhu dan melihat keadaan kawah untuk mengetahui kegiatan gunungapi pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya. Adapun alat yang dipakai dalam pemeriksaan ini diantaranya sebuah teropong, dua buah thermometer maksimum 400'C, kompas dan peta topografi kawah G.Selamet
Pada tanggal 6 - 8 November 1979 dilakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu di G. Galunggung, G.Guntur, G.Papandayan, dan G.Gede. Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya gempabumi tektonik pada tgl 2 November 1979 yang episentrumnya terletak pada 3,85' Lintang Selatan dan 108' Bujur Timur (Pusat Meteorologi dan Geofisika).
Pengamatan seismik terhadap G.Kelut dilakukan secara tetap. Di Pos Pengamatan G.Kelut di Margomulyo dipasang 2 unit seismograf yang terdiri dari 1 unit seismograf terdiri dari 2 komponen datar dan 1 unit lainnya menggunakan sistem "tripartie net" terdiri dari 3 komponen tegak. Kemudian, dilakukan juga pengukuran suhu air kawah secara berkala dengan menggunakan thermometer maksimum dan sistem pe…
Tujuan dari pendakian ini adalah untuk mengetahui kegiatan G.Merapi pada waktu pemeriksaan sebagai bahan perbandingan dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Pengamatan secara visual maupun pengukuran suhu menunjukan bahwa G.Merapi masih tetap dalam keadaan sangat aktif.
Pemeriksaan kedua gunung ini dilakukan pada tang- gal 6 Januari sampai dengan tanggal 10 Januari 1979. Adapun alat-alat yang diperlukan ialaht te satu buah teropong, satu buah kompas, satu buah thermome- ter max, 400 °C dan peta masing-masing puncak kawah. do
Gunungapi dengan tipe strato ini terletak di- daerah Kabupaten Cirebon pada posisi 6.534 1.s. dan 108.24 B.T. Pada kawah utama terdapat dua dasar kawah, kawah kasepuhan dan kawah kanoman, sebelum mencapai kawah utama disebelah baratnya terdapat bekas lobang le- tusan yang telah dikenal dengan nama Gua Walet.