Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Guntur dan G. Papandayan dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, yaitu berdasarkan keadaan kawah, solfatara dan suhunya.
Tanggal 9 s/d 23 November 1983 penulis melakukan penelitian sungai - sungai bagian barat daya Gunung Merapi. Penelitian ini didasarkan adanya luncuran awan panas guguran pada 5 Oktober 1983 serta 6 November 1983.
Letusan - letusan asap terjadi dengan selang waktu antara 10 - 15 menit, asap tebal bergumpal berwarna putih keabuan kadang - kadang jka letusan lebih besar warna asapnya agak kehitam - hitaman. Tekanan kuat dan asap mencapai tinggi lk.600 - 700 m dari puncak.
Sesuai dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas 2222/P/82 dan No.2224/P/82,selama 7 hari dari tanggal 5 s/d 12 Oktober 1982, penulis melakukan pemeriksaan kegiatan G.Se int lamet di Jawa Tengah. Pendakian dilakukan dari dukun Bambangan, Kelurahan Kuta bawa, Kecamatan Karangreja, Kewadahaan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pendakian dilakukan selama 1k. 6 jam, mela lui jalan setapak yang sudah di…
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.
Untuk pengenalan lapangan dan alat - alat yang digunakan dalam penyelidikan dan pengamatan gunungapi khususnya G. Kelut serta cara - cara mempergunakannya, maka tgl 17 Mei s/d 31 Mei 1980 penulis ditugaskan di Pos Pengamatan Gunungapi G. Kelut di Margomulyo, Jawa Timur.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu adalah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan gunungapi pada waktu itu.
Pemeriksaan G.Sleamet berupa pengukuran suhu dan melihat keadaan kawah untuk mengetahui kegiatan gunungapi pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya. Adapun alat yang dipakai dalam pemeriksaan ini diantaranya sebuah teropong, dua buah thermometer maksimum 400'C, kompas dan peta topografi kawah G.Selamet
Pada tanggal 6 - 8 November 1979 dilakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu di G. Galunggung, G.Guntur, G.Papandayan, dan G.Gede. Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya gempabumi tektonik pada tgl 2 November 1979 yang episentrumnya terletak pada 3,85' Lintang Selatan dan 108' Bujur Timur (Pusat Meteorologi dan Geofisika).
Pengamatan seismik terhadap G.Kelut dilakukan secara tetap. Di Pos Pengamatan G.Kelut di Margomulyo dipasang 2 unit seismograf yang terdiri dari 1 unit seismograf terdiri dari 2 komponen datar dan 1 unit lainnya menggunakan sistem "tripartie net" terdiri dari 3 komponen tegak. Kemudian, dilakukan juga pengukuran suhu air kawah secara berkala dengan menggunakan thermometer maksimum dan sistem pe…