Setelah terbentuknya sumbat lava selama tahun 1974-1977 dan letusan terakhir yang sekaligus membongkar sumbat lava pada September 1977, G. Lokon kembali pada kegiatan normal. Gejala awal peningkatan kegiatan kembali mulai tampak secara visual sejak akhir November 1982 berupa munculnya asap kawah di permukaan. Gejala ini berangsur naik baik ketebalan, ketinggian maupun tekanan asapnya. Gejala la…
Gunung Ruang terletak di dalam gugusan kepulauan Sangihe Talaud pada posisi 2 (derajat) 17' LU, 125 (derajat) 25' BT, Tingginya 714m diatas permukaan laut. Pada bulan juli 1975 terlihat adanya perubahan suhu yang menyolok pada titik pengukuran yang diberi nama titik II. Titik ini adalah tembusan solfatar yang terletak pada ujung aliran lava 1949. Dalam sejarah letusannya disangsikan adanya korb…
Suatu bencana alam telah terjadi di P. Siau dalam bulan februari sampai april 1974. Sebenarnya gempa bumi yang menimbulkan bencana tersebut, tetapi karena terjadi pula letusan gunung api Siau (nama setempat G. Karangetang) yang disertai dengan lelehan lava, penduduk menyangka bahwa bencana berhubungan erat dengan peletusan tersebut. Penduduk mengungsi karena gempa bumi kuat terus menerus terjad…
Variasi kecepatan relatif yang diperoleh dari hasil korelasi silang data seismik ambient noise di G. Batur telah dianalisis dengan menggunakan metoda Moving Windows Cross Spectrum. Variasi harian dari nilai dv/v di tiap pasangan stasiun berada pada nilai sekitar 0,25 %, yang merupakan nilai fluktuatif nilai variasi kecepatan di G. Batur pada keadaan Normal. Nilai rata-rata variasi kecepatan rel…
G. Banda Api (641 m dpl) merupakan sebuah pulau kecil dengan nama P. Gunungapi dan terdapat di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku. Letusan besar terakhir terjadi pada 9 Mei 1988 dengan mengeluarkan asap letusan yang berwarna abu-abu hitam mencapai tinggi antara 3000 - 3500 m di atas puncak. Letusan diikuti oleh aliran lava pada tiga tempat yang mengalir ke utara, baratlau…
G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeangm tipe gunungapi strato. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan letusan G. Sangeang Api yang tercatat dalam sejarah letusannya sebanyak 10 kejadian. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1997-2000. Sifat letusannya eksplosif disertai efusif.
G. Awu adalah gunung api aktif (tipe yang terletak paling utara dari kumpulan Minahasa dan Sangihe berada pada posisi geografis 3°40' LU dan 125° 30' BT. Gunung api dengan danau kawah ini telah istirahat (masa aktif normal) selama lk. 15 tahun. Letusannya yang terakhir terjadi pada 12 Agustus 1966. Pada Mei 1984 dilakukan pengamatan seismik dan diharapkan memperoleh petunjuk tentang aktifitas…
Jaringan seismik regional center di Gunung Batur/Agung Bali terdiri 4 stasiun seismograf d kawasan Gunung Batur dan 4 di kawasan Gunung Agung, sensor yang dipasang di masing-masing stasiun seismograf adalag seismometer :4-C satu komponen yaitu komponen vertikal, data dari stasiun lapangan masih dalam bentuk analog yang setelah sampai di stasiun penerima di Pos Rendang direkam dalam bentuk kerta…
Jumlah gunungapi yang dipantau/diamati secara visual maupun kegempaan oleh Seksi Pengamatan Wilayah Bali dan Nusatenggara untuk saat ini sebanyak 21 gunungapi yang tersebar di beberapa pulau. Ke 21 gunung api tersebut diamati secara menerus baik secara visual (pemeriksaan kawah) maupun dengan kegempaan. Seismograf yang di pasang di setiap gunungapi telah beroperasi lama, sehingga sering mengala…
G. Kelimutu adalah salah satu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di P. Flores, tepatnya di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusatenggara Timur, dengan puncak tertingginya 1640 m di atas permukaa laut. G. Kelimutu terkenal luas di dalam negeri maupun luar negeri karena tiga danau kawahnya yang memiliki warna air yang berbeda, sehingga menjadikan gunung ini sbegai primadona obyek wi…