Telah dirancang, dibuat dan dipasang sistem telemetri untuk keperluan pengukuran parameter - parameter Gunung Kelut. Parameter - parameter tadi meliputi: tinggi air kawah, curah hujan di sekitar kawah, intensitas matahari dan suhu air kawah, yaitu pada permukaan air di dekat terowongan pembuangan (titik tradisi), pada permukaan air dekat daerah bualan, pada fumarola dan pada dasar bualan.
The violent ejection of a crater-lake by a sudden resumption of explosive activity produces one of the most devastating and murderous kind of volcanous disasters, with huge hot mud-flows, called all over the world by their javanese name "lahars". KELUD volcano presently presents such a menace.
Maksud proyek 1977-1978 ini adalah untuk memperluas proyek sebelumnya, yakni proyek 1976-1977. Proyek yang terakhir ini bertujuan membuat sistem telemetri (Kawah Gunung Kelut - Margomulyo) untuk mengukur sebuah variabel saja yakni suhu pada titik dekat outlet air kawah Gunung Kelut.
Mt. Merapi is the most active volcano in Indonesia. The period of dormaney is 1 to 5 years. Because of the short period of dormaney and the densily populated slopes. Mt. Merapi belonge to the most dangerous volcanoes in Indonesia.
Penelitian Geomagnet di G. Merapi, Jawa Tengah, telah dimulai sejak tahun 1967 yang merupakan kerja sama antara Dinas Vulkanologi dengan seksi - seksi Esplorasi dan penelitian geofisika.
Naar aanleiding van de hooge tamperaturen, die in de eerate helft van Februari 1934 in de Kawah as van den Papandajan sijn gemeten, werd ik op 18 Februari or been gezonden on den toestand na te gaan.
As mentioned, during the observation, extensive temperature observations were carried out. From this on the first place appeared, that within the crater groups of solfatara's and hot springs can be distinguished, which temperature strongly varied. The distribution of the temperatures is for a fixed day (September 2, 1924) given on Plate II. We see from this, that the highest temperature occurre…
Telah dilakukan pemantauan Gunung Merapi secara terpadu dari berbagai bidang yang ada di Seksi Penyelidikan Gunung Merapi pada bulan September 1995. Kegiatan utama bidang geokimia yaitu pengambilan gas vulkanik, kondensat, dan pengukuran temperatur di Puncak Gunung Merapi.
Laporan ini membahas terkait dengan perencanaan (disain) Sistem/Subsistem/Peralatan telementri SP, Perakitan, dan Uji coba lapangan. Perencanaan dan perakitan Sistem Telementry SP telah dilakukan sejak tahun 1984, ketika Subdit masih bernama "Laboratorium Gunungapi", dengan Seksi "Geofisika" salah satu seksinya. Uji cobapun telah dilakukan meskipun, dengan hasil yang belum memuaskan, atau berar…
Dalam rangka mengantisipasi peningkatan aktivitas gas Gunung Merapi telah dilakukan pemantauan secara kimia yaitu dalam bidang geokimia gas. Kegiatan penyelidikan meliputi pengambilan dan analisis kimia gas vulkanik dan pengukuran temperatur di lapangan solfatar Gendol G.13 dan Woro. 30 di Puncak G.Merapi. Selain itu, dilakukan pula cuplikan udara bebas di puncak G.Merapi.