Maksud dan tujuan dari pada penugasan lapangan ke G. Rinjani di P. Lombok guna mengamati dari dekat kegiatan gunungapi tersebut, sehubungan dengan terjadinya gempa bumi tektonik pada bulai Mei sampai dengan Juli 1979. Selain itu juga untuk memenuhi perminataan dari Pemerintah Daerah TK I Nusantenggara Barat di Mataram. Sehubungan dengan gempa tektonik dan surat dinas tersebut, maka dikirim sura…
Amburombo atau Keo Peak ada didaerah Nage dalam wilayah Ngada, Flores-Barat, yang terbanyak gunungapi giat. Dari puncaknya yang lancip dan gundul, yang selalu mengepul jambul-asap putih, mempertunjukkan taraf-fumarola giat. Bentuk dan bangunan Inie Rie terdapat persesuaian dengan G. Semeru atau Cikurai di Jawa. Ada pada Puncak Amburombu, maka orang ingat akan bandingannya kepada G. Merapi di Jo…
Gunung SIrung ini merupakan gunung terakhir dalam rangka tugas pemetaan daerah bahaya dan penelitian puncak dari empat gunungapi di Pulau Flores. Setelah selesai melakukan pekerjaan di daerah G. Ili Werung (Pulau Lomblem) rombongan menuju ke rumah wakil Camat Atede di Waiteba untuk menunggu jemputan perahu layar Pulau Pantar, yang surat permohonannya telah dikirim kepada Camat Kabir beberapa ha…
Atas perintah dari Kepala Dinas Gunung Berapi jang telah disetudjui oleh Kepala Djawatan Geologie dengan surat perintah No.690 tanggal 20 Desember 1952, kepada penu-lis diperintahkan untuk memeriksa dan membikin peta-peta dari kawah-kawah gunung berapi jang ada disegenap daerah Flores-Barat, jaitu di Wilajah Ruteng dan Wilajah Badjawa, diantaranya: Kawah-Kawah Danau Wai Saho, Wai Kokor dan Seki…
Kawah Tambora adalah sebuah kawah jang terhitung besar dan solfatarennja masih "giat". Sekeliling tepi kawah banjak terdapat belahan2 tanah terdiri dari batu2 besar jang ada kemungkinan akan gugur kedalam kawah djika ada gempa atau lain2 getaran tanah jang hebat.
Di sebelah selatan ada air terjun 1 ada suatu tempat yang agak baik untuk mengadakan penyelidikan jalannya air. Pendapat sebagai tersebut dibawah kurang lebih 50 meter dari tempat tembusan air. Suatu tempat yang mempunyai lebar muka air 100 cm, lebar bd.air kurang lebih 80 cm. dan dalam airnya kurang lebih 30 cm. Jalannya air 1 menit +400 cm. Di Kokok Putih ditebing G. Sangkareang ada terdiri b…
Letusan Gunungapi Lereboleng yang diketahui dari sejarah terjadi pada tahun 1873 di kawah XXIV, tahun 1876 di Kawah XXVI, dan tahun 1881 di Kawah XXVI. Produk letusan berupa abu dan lemparan batu. Sejak tahun 1881 sampai sekarang (2006) G. Lereboleng belum pernah meletus lagi. Artinya gunungapi ini telah beristirahat sangat lama. Selama itu pula tingkat aktivitasnya berada pada aktif normal. Na…
Berhubung disiarkan berita melalui Radio Republik Indonesia Djakarta pada tgl. 7 Pebruari 1969 dan beberapa harian di Djakarta bahwa G. Ija meletus lagi pada tgl. 4 Pebruari 1969, maka penulis bersama Sdr. Nasum ditugaskan oleh Kepala Dinas Volkanologi atas hama Direktur Geologi ke G. Ija di Endeh (Flores), atas permin-taan Dirdjen Bentjana Alam dan Dana Bantuan Sosial. Penugasan ini dimaksudka…
Letusan G. RInjani sejak tahun 1847 hingga 2008, tercatat telah berlangsung 11 kali. Material letusan umumnya menghasilkan lava dan jatuhan piroklastik. Masa istirahat sejak letusan 1847 hingga 2008 adalah berkisar antara 3 hingga 37 tahun, hal ini menunjukkan bahwa G. RInjani termasuk gunungapi yang giat. Kegiatan vulkanik yang tercatat baik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara…
Laporan penghitungan volum sisa endapan ladu didalam anak2 sungai T. Unda dan T. Buhu ( dilakukan sedjak tgl. 23 s/d tgl. 30 Djuni 1969), beserta gradien anak sungai. Penghitungan volum sisa endapan ladu telah ditetapkan titik², ditempat mana dibuat penampang2 melintang.