Komplek G. Arjuno - Welirang adalah gunungapi tipe A yang mempunyai beberapa kerucut di puncak. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena adanya perpindahan titik letusan yang terletak dalam satu garis lurus berarah Tenggara-Barat laut. Kelurusan ini merupakan sesar normal memanjang. G. Arjuno Welirang mempunyai banyak kawah.
Dari 129 gunungapi aktif di Indonesia (Tipe A, B, dan C) terdapat 79 gunungapi tipe-A dan 65 buah gunungapi Tipe-A yang dipantau secara kontinyu, satu diantaranya adalah G. Galunggung yang terletak di Kab, Tasikmalaya dan Kab. Garut, Propinsi Jawa Barat. G. Galunggung terakhir meletus pada 5 April 1982 - 19 Mei 1983, merupakan fase letusan yang menghancurkan 80% kubah lava Gunung Jati.
Gunungapi Wurlali adalah gunungapi aktif tipe A yang terletak di Pulau Damar (Damer), Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Gunungapi ini bertipe strato dengan kawah lebar di bagian puncaknya, dan sudah beristirahat selama 123 tahun terhitung dari letusan yang terakhir tahun 1892. Panorama Gunungapi Wurlali yang masih aktif ditandai oelh beberapa lapangan solfatra berwa…
Gunung Gamalama merupakan gunungapi aktif yang terletak di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. Aktivitas vulkanik saat ini yang tampak secara visual berupa kepulan/hembusan asap dari Kawah dengan tinggi asap umumnya berkisar antara 25-100 meter di atas bibir kawah. Gunung Gamalama merupakan gunungapi strato dengan tinggi puncak 1715 meter dan berada pada zona penunjmaan celah Sangir-Halmahera…
Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif dengan ketinggian mencapai 1715 m (Kusumadina, 1979) yang terletak di Pulau Ternate. Secara administratif gunungapi ini termasuk dalam wilayah Kotamadya Ternate, Provinsi Maluku Utara. Dengan status kegiatan Waspada sejak 11 Mei 2008, maka perlu dilakukan pemantauan secara insentif dan berkelanjutan sebagai uapaya mitigasi letusan G. Gamalama
G. Ibu merupakan gunungapi tipe strato, dalam sejarah letusannya peratamakali pada Agustus-Septembet 1911 berupa letusan eksplosif di kawasan pusat. Letusan berikutnya terjadi pada Desember 1998 setelah 87 tahun beristirahat, menghasilkan sumbat lava yang menutupi dasar kawah bagian dalam
Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dengan puncak tertinggi mencapai ketinggian 1715 m meter di atas permukaan laut dan 1690 meter di atas Kota Temate. Berdasarkan catatan sejarah, sejak abad 16 sering terjadi letusan dengan interval terpendek 1 tahun dan terpanjang 50 tahun. Dimulai pada tahun 1538 dengan letusan yang berpusat di kawah puncak. Meskipun letusan G. Gam…
Dalam sejarah letusannya, G. Ibu diketahui meletus pertama kali pada Agustus -September 1911 berupa letusan eksplosif di kawah pusat Letusan berikutnya terjadi pada Desember 1998 setelah 87 tahun beristirahat, menghasilkan sumbat lava yang menutupi dasar kawah bagian dalam. Tabel di bawah ini memperlihatkan kegiatan letusan G. Ibu sejak 1911 hingga saat ini.
Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dengan puncak tertinggi mencapai ketinggian 1715 m meter di atas permukaan laut dan 1690 meter di atas Kota Ternate (Foto 1). Berdasarkan catatan sejarah, sejak abad 16 sering terjadi letusan dengan interval terpendek 1 tahun dan terpanjang 50 tahun. Dimulai pada tahun 1538 dengan letusan yang berpusat di kawah puncak. Meskipun letu…
G. Gamkonora merupakan salah satu gunungapi strato aktif dengan 12 letusan yang tercatat dalam sejarah antara 1564 dan 1997, biasanya merupakan letusan-letusan kecil hingga sedang. Jenis letusan G. Gamkonora umumnya bersifat eksplosif, semuanya terjadi di kawah puncak. Hasil letusan berupa bahan-bahan piroklastik seperti bongkahan batuan, lapilli dan abu vulkanik, serta kadang-kadang mengeluark…