Wilayah survei hidrogeologi tahap I tahun kedua secara administrasi meliputi sebagian kecamatan Srumbung, Salam, Sawangan dan Dukun kabupaten Magelang yang terletak pada ketinggian antara 300 sampai 800 m dari permukaan laut. Wilayh ini mempunyai sumber kekayaan alam yang tidak ternilai yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk setempat maupun pendatang.
Gunung yang pernah aktif pada masa lampau,Tetapi kini sudah mati di sebut gunung api purba.Penampakan fisis tubuhnya mengalami pengikisan, sehingga tidak sejelas gunung api aktif.Bahkan sebagian sisa tubuhnya sudah di tutupi yang lebih muda
Sistem telemetri tiltmeter di G. Merapi merupakan hasil kerjasama antara direktorat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi c.q BPPTK dengan United Stated Geological Survay (USGS/VDAP). Sistim telemetri tiltmeter ini terdiri dari 4 (empat) unit stasiun yang telah terpasang di puncak dan lereng G. Merapi pada awal Juli 2003.
Geologi gunungapi papandayan pada dasarnya mencakup geomorfologi, volkanostratigarafi, struktur geologi dan aspek lain. Keadaan morfologi dapat dilihat berdasarkan pengamatan peta topografi, potret udara maupun keadaan bentang alam dilapangan. Stratigrafi gunungapi dan penamaan satuan batuan yang menyusun G. Papandayan didasarkan pada ciri litologi, mekanisme pengendapan, superposisis, umur, su…
Zona risiko adalah peta yang menggambarkan tingkat kerugian yang mungkin terjadi pada suatu kawasan tutupan lahan akibat letusan/erupsi gunungapi. Derajat risiko didasarkan pada tingkat kerentanannya serta jenis tutupan lahannya. Dalam peta risiko bahaya saat ini yang menjadi fokus perhatian dan perhitungan adalah kwantitas jiwa manusia dan lama keberadaannya dalam kawasan tersebut.
Gunungapi ijen adalah gunungapistrato yang terletak di kecamatan Licin-Sempol, kabupaten Banyuwangi-Bondowoso, Jawa Timur. Letusan yang pertama kali tercatat dalam sejarah letusan gunung ijen terjadi pada tahun 1796 yang diperkirakan berupa letusan freatik. Letusan yang pernah terjadi di gunung Ijen adalah preatik dan magmatik. Letusan freatik lebih sering terjadi karena gunung ijen berdanau ka…
gunungapi sundoro yang mempunyai kerucut sempurna, bila dipandang dari segala arah bentuknya simetris, sejak 1906 tidak mengadakan kegiatan vulkanik walaupun sering terjadi peningkatan kegempaan vulkaniknya tetapi tidak disertai letusan. Dilain pihak pemukiman di daerah bahaya semakin padat karena pengembangan lahan perkebunan yang hampir mencapai 70 % dari tubuh gunungapi tersebut.
Sejarah kegiatan G. Guntur menunjukkan bahwa letusan besar magmatik terkahir yang mengahasilkan aliran lava terjadi pada 1840, sedangkan letusan berikutnya yaitu pada 1841, 1843 dan 1847 hanya disebutkan letusan sangat besar namun tidak dilaporkan adanya aliran lava. Jadi sejak 1840 hingga 2003 gunungapi ini telah mengalami masa istirahat selama 163 tahun yang berarti telah mencapai lebih dari …
Gunungapi guntur termasuk gunungapi strato, bukan merupakan kerucut tunggal (monokonida) melainkan terdiri dari beberapa puncak (kerucut polikonida) diantaranya adalah: G. Guntur, G. putri, G. Agung, G.Picung, G. Kabuyutan, G. Parupuyan, Sangiang buruan dan G. Masigit. Jenis endapan yang merupakan produk erupsi gunungapi guntur ini dapat berupa bahan galian yang potensial untuk digunakan sebaga…