Pengamatan terhadap kegiatan G. Anak Krakatau dilaku- kan dari Pos Pengamatan Gunungapi di Pasauran. Penga- matan yang dilakukan adalah pengamatan visual dan se- ismik. Untuk menunjang hasil pengamatan tersebut dila- kukan juga pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu sol- fatara. Mengingat biaya transport untuk perjalanan an- tara Pasauran G. Anak Krakatau cukup besar, maka pe- ngukuran suhu tida…
Pada Pebruari 1985, bersama para petugas setempat penulis melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara G. Ma- rapi di daerah Kabupaten Agam, Propinsi Sumatra Barat. Perjalanan pendakian puncak kami lakukan dari kampung Ba- tupalano selama lk. 4,5 jam. Berangkat pukul. 02 dan tiba di puncak pukul 06.30. Suhu udara mencapai sekitar 11°C. Pada waktu pemeriksaan, semua kepundan atau kawah t…
Pada tgl. 21 April 1984, penulis ditugaskan ke Pasauran untuk ber gabung dengan Sdr. Sikin dan Hery Supriyatno di Pos Pengamatan G. Krata- tau untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik gunungapi dan pe- ngamatan visual dari Pos tersebut. Mengenai hal yang disebut pertama di- tekankan pada pengumpulan data dari hasil pengamatan sebelumnya dan pada waktu itu. Karena pengamatan memang tela…
Berdasarkan Surat Perintah Dinas No. 2506/P/1984, dari Pe- mimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami ditugaskan untuk melakukan pengamatan dan penelitian seis- mik ke G.Marapi dan G.Talang di Sumatra Barat. Tujuan pengamatan ini adalah untuk mengumoulkan data gempa serta hasil analisanya yang mungkin dapat dipakai untuk menentukan tingkat kegiatan gunungapi tersebut selama masa …
Pengamatan seismik di G. Anak Krakatau digunakan sistem pancar. Seismometer dan pemancar di pulau gunungapi itu mengirim- kan data ke pantai P. Jawa, ke Pos Pengamatan Gunungapi G. Anak Krakatau di Pasauran. Sistem tersebut digunakan mulai Agustus 1983. Tepat 100 tahun setelah letusan ka tastrofik yang sangat terkenal itu.
Maksud dan tujuan pemeriksaan kawah adalah untuk mengetahui perubahan-perubahan topografi, kegiatan dan lain-lain, dibandingkan dengan pemeriksaan sebelumnya.
Dengan SPPD No 1116/P/84 penulis diinstruksikan untuk me- ngadakan pemeriksaan G.Kaba yang terletak di Kecamatan Curup, Propensi Bengkulu. Pemeriksaan ini dilakukan dari tang gal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984.
Pada 28 April 1984 penulis dengan SPPD No. 215 dan 216/P/84 ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan puncak, pengukuran suhu solfatara dan air danau kawah G. Peuet Sagoe di dalam wilayah Propinsi Daerah Istimewa Aceh, untuk mengetahui dan mempelajari perubahan gejala alam di sekitar kawah guna menduga kemungkinan adanya perubahan kegiatan gunungapi tersebut.
Maksud dari pada laporan ini hanya sekedar memberikan laporan tentang kisah pekerjaan/ perjalanan selama penulis bertugas di G. Dempo yang berkedudukan di Kab. Lahat/Sumatera Selatan. Yaitu gunanya untuk mengadakan penelitian dan mengadakan pemetaan daerah bahaya sementara G.Dempo dan sekitarnya.
Penulis pada tgl. 11-10-1972, ditugaskan oleh Kasi Petapi ke Gn. Bur Ni Telong yang berkududukan di Kecamatan Bukit / Timang Gajah, Kabupaten Takengan termasuk wilayah Aceh Tengah - Sumatera Utara.