Pemasangan pilar dan pengukuran deformasi metoda ungkit kering dilakukan sejak mulai bulan Maret 1989. Dari hasil pengukuran Mei 1992 dibandingkan Juli 1991 dari stasiun deformasi yang jaraknya lebih dekat puncak menunjukan perubahan yang tidak berarti/relatif kecil.
Sesuai dengan rencana Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi 1992/1993, Seksi Pengukuran Topografi dan Deformasi telah menugaskan tim deformasi ke Gunung Guntur dan Gunung Ciremai Jawa Barat selama 14 hari (tanggal 17 - 30 Desember 1992) untuk melakukan pengukuran deformasi dengan metoda ungkit kering (drytilt) di sejumlah titik lokasi kedua gunung tersebut.
Sesuai rencana kerja dalam tahun anggaran 1991/1992, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi - Bandung telah menugaskan seorang personil, yaitu Ir. Kastiman Sitorus MSc. dengan SPPD No. 708/0441/3402/92 untuk melaksanakan pengumpulan data hasil pengamatan kegempaan, evaluasi dan kesebandingan terhadap data sebelumnya atau dengan data geologi lainnya, kemudian menentukan status perke…
G.Guntur bertipe strato, merupakan kelompok kerucut vulkanik (polikonida) dengan puncak tertinggi G.Masigit (lk. 2249 mdpl). Gunungapi ini terletak pada daerah administratif tingkat II Kabupaten Garut, Jawa Barat.
G.Guntur bertipe strato, merupakan kelompok kerucut vulkanik (polkonida) dengan puncak tertinggi g. Masigit (1k. 2249 mdpl). Gunungapi ini terletak pada daerah administratif tingkat II, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Pengukuran deformasi dengan metoda ungkit kering (dry tilt) di Gunung Ciremai bertujuan untuk memperoleh data dasarnya saja, karena sebelumnya belum dilakukan pengukuran dengan metoda tersebut diatas.
Pengukuran deformasi ungkit kering di G.Guntur, Kabupaten Garut dilakukan pada bulan Juli 1991, disertai dengan pengecekan dan perbaikan tanda bensmark pada beberapa stasiun ungkit kering.
Laporan Proyek tahun 1989/1990 dari Sub Direktorat Analisa Gunungapi merupakan hasil kegiatan pembangunan Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi tahun anggaran 1989/1990 yang dilakukan oleh para pelaksana proyek di Seksi Vulkano Fisika, Seksi Petrokimia, dan Gas, Seksi Instrumentasi dan Metoda Terpadu Gunung Merapi.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksana Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbummi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan metoda lapangan Gunungapi di G.Guntur (Jawa Barat) seperti penyelidikan Geomagnit Seismik dan Gaya berat.
Gunung Guntur, Papandayan dan Galunggung termasuk dalam klasifikasi gunungapi aktif tipe A, yaitu gunungapi yang pernah terjadi letusan magmatik setelah 1600 Masehi. Gunungapi tersebut terletak di Provinsi Jawa Barat.