Sesuai dengan Surat Direktur Direktorat Vulkanologi tertanggal 5 April 1980 yang juga ada kaitannya dengan rencana Kerja Bagian Proyek Pemetaan Topografi dalam anggaran tahun 1980/1981 dan menurut pengarahan Ka Sub Dit. Pengolahan Data yang ditunjuk oleh Pimpinan Proyek Pemetaan Geologi Gn. Api untuk mengkoordinasi yang ada sangkut paut dengan tilt.
Telah dirancang, dibuat dan dipasang sistem telemetri untuk keperluan pengukuran parameter - parameter Gunung Kelut. Parameter - parameter tadi meliputi: tinggi air kawah, curah hujan di sekitar kawah, intensitas matahari dan suhu air kawah, yaitu pada permukaan air di dekat terowongan pembuangan (titik tradisi), pada permukaan air dekat daerah bualan, pada fumarola dan pada dasar bualan.
Pengamatan seismik terhadap G.Kelut dilakukan secara tetap. Di Pos Pengamatan G.Kelut di Margomulyo dipasang 2 unit seismograf yang terdiri dari 1 unit seismograf terdiri dari 2 komponen datar dan 1 unit lainnya menggunakan sistem "tripartie net" terdiri dari 3 komponen tegak. Kemudian, dilakukan juga pengukuran suhu air kawah secara berkala dengan menggunakan thermometer maksimum dan sistem pe…
Dalam rangka pembikinan dan pengukuran kelandaian tugu tetap di sekitar daerah gunung Merapi dan G. Kelutwh
Laporan berisi tentang Konstruksi patokbeton dan lokasi patok-patok di sekitar daerah G. Kelut dan G. Merapi, data bacaan seluruh pengukuran patokbeton
Suatu kejadian yang agak mengejutkan telah terjadi di Kelut. Akibat dari peristiwa tersebut baru diketahui pada waktu para petugae memeriksa kawah pada tgl. 14 Maret 1979
Dengan surat perintah No. 343/S/1979 penulis di- tugaskan untuk melakukan pengukuran lokasi transducer di daerah Gn. Kelut
Maksud pengukuran suhu danau kawah Kelut adalah untuk mengetahui penyebaran panas di danau secara keseluruhan (dimuka danau, di dasar danau dan di daerah batang tubuh), dan langkah berikutnya untuk menetapkan tempat-tempat pengukuran suhu di dasar danau untuk kemudian hari dilakukan secara teratur setiap bulan.
Dalam Agustus 1979 Peta Daerah Bahaya 0. Kelut (Reksowirogo, 1969) di- tinjau kembali sorta dilengkapi, Seperti lazim dilakukan, pekerjaan didasarken atas morfologi, topografi dan rivaynt letusan serta keru- sakan gunungapi tersobut sobagaimana teroatat dalam sejarah. Perubah- an keadaan lapangan disebabkan hasil pekerjaan 'Proyek Pengendalian Bahan-bahan Vulkanik' (Volcanio Debria Control Proj…
The violent ejection of a crater-lake by a sudden resumption of explosive activity produces one of the most devastating and murderous kind of volcanous disasters, with huge hot mud-flows, called all over the world by their javanese name "lahars". KELUD volcano presently presents such a menace.