Pengamatan visual kegiatan G. Marapi dilakukan secara tetap dari Pos PGA Batu Palano dan Bukittinggi. Untuk pengamatan visual lebih baik dilakukan dari Pos Pengamatan di Bukittinggi. Yang dapat diamati dari Pos adalah kegiatan solfatara di Kepundan Tuo, Kepundan Bungo, Kepundan B, Kepundan C, Kepundan Verbeek, dan Kepundan Bongsu.
G. Marapi adalah salah satu gunungapi aktif Indonesia di Sumatera Barat. Dalam sejarah kegiatan yang diketahui belum pernah terjadi korban jiwa akibat letusannya. G. Marapi diamati secara tetap dari Pos PGA Batu Palano dan Bukittinggi.
G. Sorikmarapi merupakan salah satu gunungapi aktif (tipe A) yang terletak di Kecamatan Kotanopan, Kabupa- ten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Tinggi puncaknya 2145 m di atas muka laut. Dalam sejarah kegiatannya, telah meletus pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917 dan 1970.
Berdasarkan SPPD No. 500/P/84 penulis ditugaskan ke Pos Pengamatan gunung Anak Krakatau di Pasauran Labuhan Ban- ten. Penugasan tersebut dalam rangka melakukan pengumpulan data. Berdasarkan data yang terkumpul dan selama masa pengamat- an penulis di gunungapi tersebut, tidak pernah terjadi perubahan kegiatan.
G. Sorik Marapi ini adalah gunungapi tipe A. Daerah Batak Mandailing, Kampung Sibanggor Tonga, Kotanopan, Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Sidempuan, Sumatra Utara.
Pengamatan terhadap kegiatan G. Anak Krakatau dilaku- kan dari Pos Pengamatan Gunungapi di Pasauran. Penga- matan yang dilakukan adalah pengamatan visual dan se- ismik. Untuk menunjang hasil pengamatan tersebut dila- kukan juga pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu sol- fatara. Mengingat biaya transport untuk perjalanan an- tara Pasauran G. Anak Krakatau cukup besar, maka pe- ngukuran suhu tida…
Pada Pebruari 1985, bersama para petugas setempat penulis melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara G. Ma- rapi di daerah Kabupaten Agam, Propinsi Sumatra Barat. Perjalanan pendakian puncak kami lakukan dari kampung Ba- tupalano selama lk. 4,5 jam. Berangkat pukul. 02 dan tiba di puncak pukul 06.30. Suhu udara mencapai sekitar 11°C. Pada waktu pemeriksaan, semua kepundan atau kawah t…
Pada tgl. 21 April 1984, penulis ditugaskan ke Pasauran untuk ber gabung dengan Sdr. Sikin dan Hery Supriyatno di Pos Pengamatan G. Krata- tau untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik gunungapi dan pe- ngamatan visual dari Pos tersebut. Mengenai hal yang disebut pertama di- tekankan pada pengumpulan data dari hasil pengamatan sebelumnya dan pada waktu itu. Karena pengamatan memang tela…
Berdasarkan Surat Perintah Dinas No. 2506/P/1984, dari Pe- mimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami ditugaskan untuk melakukan pengamatan dan penelitian seis- mik ke G.Marapi dan G.Talang di Sumatra Barat. Tujuan pengamatan ini adalah untuk mengumoulkan data gempa serta hasil analisanya yang mungkin dapat dipakai untuk menentukan tingkat kegiatan gunungapi tersebut selama masa …
Pengamatan seismik di G. Anak Krakatau digunakan sistem pancar. Seismometer dan pemancar di pulau gunungapi itu mengirim- kan data ke pantai P. Jawa, ke Pos Pengamatan Gunungapi G. Anak Krakatau di Pasauran. Sistem tersebut digunakan mulai Agustus 1983. Tepat 100 tahun setelah letusan ka tastrofik yang sangat terkenal itu.