Heboh tentang meletusnya G. Colo pada 26 Januari 1996 berawal dari awamnya penduduk tentang kegunungapian. Seorang pengail ikan di sekitar P. Una-Una, pulau tempat "tumbuhnya" G. Colo, melihat kepulan asap mencapai puncak Sakora, puncak tertinggi dari rangkaian dinding kawah (ring crater) Colo. Berita tersebut menyebar dan tercium oleh wartawan dan sempat menjadi berita nasional dan diwartakan …
1 Juli 1988 telah diberangkatkan Tim Pemetaan Daerah Bahaya Minates Gunung api ke Kabupaten Provinsi Sulawesi Utara oleh Pemimpin Proyek Pengantan/Pengawasan dan Pemetaan Gunung api. Tim terdiri dari, Samud Wikartadipura, Suharto, Sunardjo dan Suparno. Tim ini diberi tugas untuk melakukan pemeriksaan/penelitian kawah dan pemetaan daerah bahaya Gunung Lokon. Sebenarnya peta daerah bahaya gunung …
Menurut rencana kegiatan Proyek Peningkatan Penyuluhan Vulkanologi tahun anggaran 1986/1987, maka pada tanggal 16 Februari 1987 diadakan penyuluhan di Desa Kakaskasen I, Kecamatan Tamchan, Kabupaten Minahasa Propinsi Sulasesi Utara. Penyuluhan ini berkaitan dengan usaha peningkatan kewaspadaan masyarakat sehubungan dengan letusan-letusan Kawah Tampaluan (G.Lokon) di wilayah ini yang dimulai lag…
Gunung Lokon yang terletak lk. 25 km sebelah selatan Manado, pada tanggal 14 Juli 1986 pukul 12.00 kemudian disusul dengan letusan lainnya yang lebih kecil lk setiap 6 jam. Pada tanggal 16 Juli frekuensi letusan meningkat, malahan hampir beruntun setiap 10 menit, namun intensitas bertambah kecil. Tinggi asap mencapai 1k. 500 - 600 meter. Letusan ini berselang-seling antara letusan abu dan letus…
G. Ruang yang terletak di sebelah barat daya Pulau Tagulandang (2 km) pada posisi geografis 2017 LU dan 125°5' BT, adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia dengan ketinggian 714 m di atas muka laut. Gunung api ini telah dikenal sejak tahun 1603, namun peningkatan kegiatan baru diketahui pertama terjadi tahun 1808. Sedangkan letusan yang terjadi pada 1949 merupakan peningkatan kegiatan k…
G. Karangetang di Pulau Siau termasuk yang paling aktif dalam gugusan gunung api Sanguhe Talaud dan merupakan bagian dari jalur gempa Circum Pasific, sehingga tidak mengherankan apabila selalu di goncang gempa. Gunung api ini terletak pada posisi geografis 2°47' LU dan 125°29' BT, tingginya mencapai lk. 1784 m dpl. Gempa bumi tektonik, terutama yang berpusat tidak jauh dari gunung api, lambat…
G. Ruang yang terletak sebelah barat daya dari pulau utama Tagulandang yang mempunyai ketinggian 714 meter dari permukaan laut, adalah salah satu gunung yang termasuk aktif di kepulauan Sangihe dan Talaud. Kegiatan letusannya yang terakhir tercatat pada bulan Januari 1949, dengan demikian sampai tahun 1989 ini G. Ruang sudah kl. 40 tahun menjalani masa istirahat. Mengingat sudah hampir setengah…
Tugas lapangan yang dilakukan oleh penulis merupakan tugas rutin yang dibebankan pada setiap pegawai Seksi Pengujian Uap Panasbumi, Direktorat Vulkanologi. Hal diatas sehubungan dengan peralatan pemboran yang masih ada di lapangan dan sumur yang telah selesai LH-2 dan LH-3 perlu dirawat dan selalu dimonitor sifat-sifatnya. Tugas penulis selama di lapangan meliputi : Memelihara peralatan, Baseca…
Salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang sering meletus adalah G. Lokon. Gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara pada posisi geografi 1°21,5 Lintang Utara dan 124 47,5 Gunungapi ini mempunyai bentuk yang menarik karena titik kegiatannya tidak berada di puncak, tetapi di sadel antara Puncak Lokon dan Empung yang dikenal dengan nama Kawah Tompaluan ya…
Kawah Tompaluan posisinya berada diantara puncak Lokon dan puncak Empung, yang dikenal dengan nama kawah Lokon. Kawah ini pernah dipetakan pada 1976 oleh penulis tahun 1976 oleh penulis dan Sdr. Soedarso S., meliputi sekitar daerah puncak dan kawah. Sehubungan dengan telah terjadi kegiatan-kegiatan pada akhir-akhir ini maka untuk mengetahui perubahan-perubahan keadaan topografi, dilakukan api p…