G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi.
Penulis bersama Sdr. Sumaryanto mendapat tugas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi melakukan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara di G. Sumbing dan G. Sundoro di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung. Maksud pemeriksaan untuk mendapatkan data kegiatan G. Sumbing dan perobahan puncak, dibandingkan dengan hasil pendakian 12 Juli 1980 oleh Sdr. Semeru Harto.…
G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi. Dalam sejarah G. Merapi tercatat bahwa lama masa kegiatannya rata-rata 2-3 tahun dengan masa istirahat rata-rata juga 2-3 tahun. Sedangkan masa kegi…
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Guntur dan G. Papandayan dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, yaitu berdasarkan keadaan kawah, solfatara dan suhunya.
Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan yang terletak di bagian selatan Kw. Ratu. Dari Pos yang dapat dilakukan hanya mengamati kegiaran Kw. Baru, sedangkan kawah - kawah lainnya tidak dapat.
Tanggal 9 s/d 23 November 1983 penulis melakukan penelitian sungai - sungai bagian barat daya Gunung Merapi. Penelitian ini didasarkan adanya luncuran awan panas guguran pada 5 Oktober 1983 serta 6 November 1983.
Pemetaan dimaksudkan untuk mengumpulkan segala data geologi berupa stratigrafi, struktur geologi dan pelamparan dari hasil kegiatan gunungapi Slamet dan parasit - parasitnya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi Slamet dengan skala 1 : 50.000.
Letusan - letusan asap terjadi dengan selang waktu antara 10 - 15 menit, asap tebal bergumpal berwarna putih keabuan kadang - kadang jka letusan lebih besar warna asapnya agak kehitam - hitaman. Tekanan kuat dan asap mencapai tinggi lk.600 - 700 m dari puncak.
G. Lamongan (1651 m di atas suka laut) merupakan sebuah gunungapi yang mempunyai banyak kawah samping (maar/ranu) maupun kerucut-kerucut parasit di sekitarnya, semuanya ada sekitar 55 buah. Tetapi dalam kesempatan ini hanya dilakukan pemeriksaan kawah enja. G. Lamongan merupakan gunungapi dengan puncak kembar, sebuah lagi dengan nama G. Tarub.
Pemetaan Geologi Gunungapi komplek Arjuno-Welira merupakan salah satu program Proyek Pemetaan Geologi Gunugapi, Direktorat Vulkanologi anggaran 1982-1983.