Untuk mengetahui status kegiatan G. Merapi perlu dilakukan kompilasi dan penddataan kegiatan seismik hasil rekaman pesawat seismograf dari sekotar G. Merapi
G. Lamongan terletak di wilayah Propinsi Jawa Timur dan meliputi wilayah Kab. Lumajang dan Probolinggo.
Indonesia memiliki tidak kurang dari 500 gunungapi dan 128 buah termasuk gunungapi aktif yang tersebar mulai dari Aceh sampai Sulawesi melalui Jawa, NusaTenggara dan Maluku.
Puncak Kegiatan dilihat dari segi kegempaan terjadi pada Oktober 1984 baik jumlah maupun kehebatan atau intensitasnya.
Pada bulan April - Mei 1985, dilakukan lagi pengukuran potensial diri jalur Gendol - Woro, setelah mengalami masa istirahat sejak Oktober 1984.
Kegiatan penyelidikan S.P di Guntur, merupakan lanjutan penyelidikan terdahulu, yaitu penyelidikan S.P di Puncak Kancah nangkub yang merupakan sebagian dari puncak Komplek G.Guntur. Adapun puncak Kancah nangkub di dalam Komplek G.Guntur disebut G.Parukuyan.
Pemetaan topografi daerah Barat Laut G.Slamet merupakan lanjutan dari pekerjaan terdahulu pada bulan Januari 1985. Sejak awal pemetaan topografi, dilakukan oleh penulis (tetap bekerja) sendiri, baik pemetaan topografi di lapangan, maupun proses pekerjaan di kantor, sedang pengkalkirannya dibantu oleh Sdr. B.Notosuwito.
Penyelidikan lapangan dan pengumpulan conto batuan terpilih terutma lava - lava tahun 1888 dengan tahun 1982 dari lava puncak G. Merapi dilakukan sejak tahun 1981 - 1983.
Informasi penyelidikan Geofisika di lereng sebelah barat G. Kelut sejak tahun 1978 diperoleh data geomagnit menunjukkan anomali negatif. Untuk melengkapi data tersebut diperlukan data penunjang dari hasil penyelidikan batuan di daerah dimaksud dengan penyelidikan dan pemeriksaan jenis batuan secara petrokimia gas dan air kawah4
Mengumpulkan data mentah tanpa dilanjutkan dengan pengolahan tidak akan memberikan arti apa - apa, atau dengan kata lain data hanyalah tinggal data yang bisu semata - mata.