Pada tgl. 22/2-1963 diterima berite, balsa G. Agung meletus. Diminta perhatian periatian dari Volkanologi. Τgl. 23/2-163 a/d. 26/2-63 perdjalanan 26/2-63 perdjalanan dari Bandung - Bali/Karangasem Tgl. 27/2-163 mai mengadakan penindjauan dan mentjari tempat untuk Pos Pengamatan. Se-kurang2nja diperlukan 3 tempat pos pengantan disekitar G. Agung.
The shape of the Agung-volcano - as a "rain-catcher" itself - showed how regularly the rains were pouring down in the surroundings of its summit depending upon the wind direction. Initially the wind was blowing from the East, then it gradually changed into a mix-direction before it kept its steady direction from the West. Owing to the topography of the volcano the first lahars set into motion b…
Berhubung dengan meletusnja G. Lokon di Manado, pada tgl. 27 djam 20.15 dan 28 Mei djam 10.45, maka menarik surat perintah tgl. 29 Mei dari Tn.Ir.L.g. Tampubolon, Kepala Djawatan Pertambangan di Bandung, untuk mengadakan pemeriksaan di gunung tersebut.
Dalam rangka penyelidikan vulkanologi, kegiatan-kegiatan gunung api di Minahasa dan Sangir/Talaud terkhusus yang aktif Lokon dan gunung api Siau maka dari jawatan Geologi urusan vulkanologi Bandung telah dikirim ahli vulkanologi di daerah ini
Kundjungan pertama kalinja dalam tahun 1946, bersesama dengan rombongan ahli Gunung Api W.A Petroechevsky, dibantu oleh Sdr. Andries Jacobus
Lapangan fumarola ini masih aktip bekordja dan disebut MUTU BUSA (mutu = api, busn= buih). Letaknja kira2 satu setengah djam perdjalanan dari kampung Pomorin. Daerah fumarola jang luas kira2 40 X 30 M² terletak dalam sebuah anak sungai jang tidak berair. Gas2 keluar dari lobang2 ketjil jang hampir tertutup oleh timbunan humus dan ada djuga jang berbekas diantara batu2 jang telah lapuk. Lobang …
Gunung ini merupakan gunung dan terletak dalam distrik Boleting Mongondow disebelah Selatan.