G. Dempo merupakan salah satu gunungapi aktif di Sumatera Selatan. Kegiatan letusan G. Dempo tercatat sedikitanya 19 kali sejak tahun 1818. Umumnya letusan G. Dempo dicirikan dengan letusan freatik di Kawah G. Marapi. Material letusan berupa abu dan kadang-kadang lumpur. Dampak letusan terbatas di sekitar puncak yaitu berupa kerusaka hutan. Tidak ada catatan mengenai korban manusia akibat kegia…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan hasil kelanjutan proses erupsi yang terjadi pada Kaldera Krakatau. Letusan Gunung Krakatau tahun 1833 yang menghasilkan kaldera tersebut telah menimbulkan bencana tsunami yang menelan korban hingga 36000 jiwa. Gunungapi Anak Krakatau secara langsung telah menimbulkan kembali satu ancaman bencana bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar komplek Krakata…
Gunung Marapi bertipe strato, merupakan gunungapi paling aktof di Sumatera Barat. Gunungapi ini muncul pada jalur pegunungan Bukit Barisan dalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar. G. MArapi tampak berupa hembusan solfatara/fumarola aktif pada sejumlah kawah di sekitar puncaknya. KAwah tersebut muncul secara tidak beraturan membentu suatu kelurusan memanjang dengan arah timur-baratdaya.
G. Kerinci atau Peak of Indrapura atau G. Gadang atau Berapi Kurinci atau Korinci merupakan salah satu gunungapi stato aktif tipe A tertinggi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera, terbangun berjuta-juta tahun melalui proses pembentukan kerucut gunungapi. Gunungapi Kerinci secara administrasi termasuk ekdalam 2 Propinsi an 2 Kabupaten. Puncak tertinggi G. Kerinci yaitu 3805 m dpl, berben…
Indonesia dengan 127 gunungapi merupakan negara dengan potensi bencana letusan gunungapi yang cukup tinggi. Resiko terjadinya korban jiwa dan kerusakan harta benda merupakan akibatnya langsung dari banyaknya gunungapi yang berbahaya tersebut. Selama dua abad terakhir tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Meskipun letusan gunungapi merupakan bencana yang tidak dapat dicegah, namun perlu adan…
Gunungapi Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif, kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguran pada kubah lava. Gunungapi tipe strato ini secara administratif termasuk ke dalam tiga Kabupaten yaitu: Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa dan Minahasa Tenggara. Dalam catatan sejarag kegiatan vulkanik G. Soputan diketahui mulai meletus pada 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah …
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia umumnya disebut Gunungapi Lokon-Empung, hal ini disebabkan oleh adanya dua puncak gunung yang menonjol pada jarak 2,5 km yaitu antara puncak Gunungapi Lokon dan Gunungapi Empung. Aktivitas vulkanik Gununungapi Lokon terjadi pada pelana yang meng…
G. Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif yang kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguram pada kubah lavanya. Gunungapi tipe strato ini terletak di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dalam sejarah kegiatannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah Utama, kemudia berturut-turut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786, 1833, 1845,…
Sejak tahun 1984 sampai 2009 hampir setiap tahun terjadi erupsi G. Karangetang, kecuali tahun 1994-195 dan 1999. Erupsi dominan bersifat efusif dengan leleran lava pijar. Periode erupsi pertama berlangsung dari tanggal 28 November 2008 hingga 9 Januari 2009. Periode erupsi kedua dari tanggal 25 April 2009 hingga 15 Juni 2009. Periode erupsi ketiga tergolong singkat dari tanggal 3-11 November 20…
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Kawah gunungapi Lokon terletak di pelana antara puncak Lokon dan Empung yang dikenal dengan nama Kawah Tompaluan. Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-MAret 2003 dan menghasilkan lubang baru didasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada Gunungapi ta…