Maksud penyelidikan adalah untuk mengetahui petrokimia batuan kompleks gunungapi Batur. Dengan adanya ini diharapkan dapat menambah penyelidikan tentang gunungapi tersebut. pengetahuan jadikan dasar Tujuan Penyelidikan adalah data tersebut dapat sebagai petunjuk kegiatan gunungapi di masa yang akan datang. di Batur. Gunungapi Batur berada di daerah Bali secara geografis terletak pada 08°14′3…
G. Batur, Bali, terkenal yang dengan danaunya serta kaldera terbesar dan terindah di dunia (Van, Bemmelen 1979) masuk ke dalam Wilayah Daerah Tingkat II Bangli. Tinggi puncaknya 1717 m di atas muka laut atau 686 m di atas muka danau. Secara Geografis G. Batur terletak pada posisi 8°14′30" LS dan 111°22′30" BT.
Evaluasi kegiatan G. Batur tahun 1995 terutama didasarkan pada hasil pengamatan visual dan kegempaan yang dilakukan dari Pos PGA G. Batur di Penelokan. Secara visual kegiatan G. Batur sampai dengan akhir 1955 masih ditandai dengan adanya letusan dan hembusan yang teramati pada bulan Januari, Maret, dan Mei 1955. Tinggi asap letusan mencapai lk 300 m di atas pusat letusan.
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Dit. Pemetaan gunungapi dalam tahun anggaran 1995/1996 sesion satu melakukan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Batur di Pulau Bali. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Batur yang baru setelah terjadi letusan bulan Agustus 1994 guna menunjang berbagi disiplin ilmu khususnya dilingkungan Direktorat Vulkan…
Untuk memantau kegiatan G. Batur telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang terletak di Desa Panelokan, Kecamatan Kintamani, lokasi Pos lk. 3 km dari puncak G.Batur, di dinding Selatan Kaldera Batur. Pengamatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kawah, pengukuran suhu, dan pengamatan gempa disamping pengamatan visual. Pelaksanaan kerja kegiatan pokok pengamatan meliputi pengumpulan data, pengol…
Maksud dari kegiatan G. Agung dan G. Batur adalah sebagai realisasi salah satu kegiatan Proyek Pengamatan Pertambangan dan Energi Bali, NTB, NTT, dan Tim -tim tahun Anggaran 1994 - 1995. Tujuannya adalah untuk megetahui perkembangan kegiatan yang terjadi pada Gunungapi Agung dan Gunungapi Batur berdasarkan pengamatan visual, pengukuran suhu, dan pemantauan daerah waspada maupun terlarang.
Dalam Januari bulan & Februari Petrokimia melakukan pengambilan tahun 1990 tim batuan seksi terpilih didaerah komplek G.Batur dan sekitarnya selama satu bulan. Conto batuan basaltik. bersifat andesitik yang diambil umumnya dan Sebagian dari conto batuan yang terpilih telah diperiksa secara petrografi, tetapi dalam laporan ini hasil analisanya tidak dicantumkan. Demikian juga dengan analisa kimi…
G. Batur terletak dibagian dalam Kaldera Batur, di dalam Kaldera juga terdapat sebuah danau yang terletak disebelah Timur-Tenggara dari puncak G.Batur. Tinnggi puncak G.Batur 1717 m di atas muka laut. Untuk memantau kegiatan G. Batur saat sekarang maupun yang akan datang, telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang dilengkapi dengan satu unit seismograf, yang dioperasikan oleh 2 orang petugas.
Berhubung biaja Repelita tahun I masih ada, maka setelah menjelesaikan sasaran pekerdjaan tahun 1969, sisa tersebut dimanfaatkan untuk melandjutkan pemetaan2 daerah bahaja 3 buah gunung2 api di Djawa dan Bali. Diantaranja penulis ditugaskan ke Bali untuk melakukan pekerdjaan tsb. di G. Batur. Disamping itu sebelumnja djuga telah diterima berita dari para petugas Volkanologi jang se-dang melakuk…
Gunungapi Batur termasuk gunungapi aktif yang perlu dimonitor berbagai gejala yang nampak sebagai indikasi terjadinya perubahan tingkat kegiatan. Sangat sedikit data kimia G.Batur yang terkumpul selama ini, sebab kenampakan solfatara dan fumarola di puncak dan sekitarnya muncul di bagian tebing terjal yang susah untuk dikumpulkan. Satu-satunya lokasi yang sangat mungkin di amati dengan metoda k…