Gunungapi Lamongan merupakan gunungapi muda dari G. Tarub yang posisinya berada di bagian timur, pertumbuhan G. Lamongan diawali penseseran tubuh G. Tarub yang berarah Tenggara - Baratlaut. Penseseran ini mengakibatkan bagian barat G. Tarab runtuh, kemudia pada bagian ini tumbuh G. Lamongan. Diantara gunungapi aktif yang tersebar di Jawa Timur.
Komplek G. Arjuno - Welirang adalah gunungapi tipe A yang mempunyai beberapa kerucut di puncak. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena adanya perpindahan titik letusan yang terletak dalam satu garis lurus berarah Tenggara-Barat laut. Kelurusan ini merupakan sesar normal memanjang. G. Arjuno Welirang mempunyai banyak kawah.
Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunungapi yang menjadi tujuan wisata yang sangat popular dan primadona di Jawa Barat. Kawahnya yang mengambil tempat di ketinggian 1830 m dpl dapat dicapai dengan kendaraan roda empat. Dari sisi kegunungapian, kawah adalah pusat bencana. Disisi lain, kawah di Tangkuban Parahu adalah panorama yang indah dan menark untuk dikunjungi.
Gunung Salak secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Sukabumi dan Bogor, hingga saat ini masih aktif mengeluarkan asap solfatara dan bualan-bualan air panas, hingga saat ini masih aktif mengeluarkan asap solfatara dan bualan-bualan air panas. Gunung ini termasuk tipe A sehingga akan selalu dipantai aktivitasnya baik ativitas kawah maupun kegempaannya.
Salah satu realisasi dari tugas nyata perjalanan pemantauan dan pengamatan Gunungapi, yang dikerjakan oleh staf pengamatan Seksi Jawa Barat dan Jawa Timur, Subsidit Pengamatan Gunungapi Wilayah Barat, Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada tahun anggaran 2005 adalah melakukan perbaikan alat seismograf, dan pengamatan langsung ke puncak.
Kami ditugaskan ke G.Dieng dalam rangka pengamatan visual kegiatan G. DIeng, dengan SPPD No.1028/P/84. Tugas dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah kami kumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Pengamatan visual G.Lamongan dikerjakan setiap saat dan menggunakan alat sebuah teropong. Ukuran suhu udara menggunakan termometer, pengukur air hujan adalah gelas pengukur air hujan, dan petunjuk arah angin pengamatan langsung. Termometer, tabung air dan arah angin dibaca/dicatat tiap pkl 06.00, 12.00 dan 18.00.
Untuk mengetahui tingkat kegiatan vulkanik di daerah Dieng ini dicoba dilakukan pengamatan dan penelitian seismik yang dibantu dengan pengamatan - pengamatan visual dan kimia gas. Di sini akan dilaporkan kegiatan Dieng selama Oktober - November 1984, sedangkan pada awal sampai pertengahan Oktober 1984 telah dievaluasikan dalam laporan yang terdahulu.
Pengamatan visual di G.Dieng dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas dikumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunung api.
Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan yang terletak di bagian selatan Kw. Ratu. Dari Pos yang dapat dilakukan hanya mengamati kegiaran Kw. Baru, sedangkan kawah - kawah lainnya tidak dapat.