Tim yang terdiri dari: Prof. W. Rose, Drs. M. Badruddin, DR. Cabonelle, Ir. Sutikno Bronto, Moch Muzani, C. Chesner; pukul 16.00 WIB berangkat meinggalkan Direktorat Vulkanologi Bandung menuju POS Vulkanologi di Ciksasah dengan dua buah kendaraan Toyota Hard-top.
Pada tanggal 15 Juni 1982 dengan SPPD No. 719/P/82 dan 720/P/82, sdr. Effendi dan saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi untuk mengada kan pemetaan topografi situasi G. Guntur dan sekitarnya. Tujuan dari pada pemetaan ini pertama-tama karena telah 74 tahun belum diadakan pemetaan situasi puncak yang baru, sedangkan peta lama dibuat pada tahun 1908. Kedu…
Gunung Salak yang letaknya termasuk diwilayah Bogor dan Sukabumi dengan ketinggian + 2211 m dpl, termasuk gunungapi yang masih bekerja. Banyak pengunjung datang kekawah gunung Salak, baik yang datang dari jurusan Bogor maupun dari jurusan Sukabumi
Pengukuran topografi dilakukan sesuai dengan SPPJ No 279/P/81 tanggal 9-5-81 maksudnya untuk menetapkan kedudukan lokasi tilting dengan titik tetap, dimana satuan koordinatnya dengan sistim polyder, lokasi yang diukur di daerah G.Tangkubanparahu Lembang, pekerjaan dilaksanakan antara 9 s/d tanggal 23 Mei 1981.
Disekitar G.Merapi telah dipasang 8 (delapan) petak dan jalur lokasi -lokasi Benchmark masing - masing : di Selo, Krinjing, Babadan, Plangan, Maron, Ngrancah, Sidorejo (Deles) dan Gumuk Petung.
Hingga akhir Mei 1981 disekitar G.Kelut telah dipasang enam petak lokasi Benchmark masing - masing : di Mangli, Sumber Petung, Margomulyo, Bambingan, Gajahmungkur, dan G.Pedot, dimana empat petak lokasi Benchmark yang disebut dari pertama dibuat sejak Desember 1979, sedang dua petak Benchmark yang terakhir dibuat bulan Februari 1981.
Dari tanggal 10 Mei 1981 sampai dengan tanggal 29 Mei 1981 saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi untuk mengadakan pengukuran peningkatan lokasi - lokasi titik pengukuran kelandaian lereng (Benchmark) dengan titik triangulasi yang ada disekitarnya menurut SPPD No. 278/P/81, tanggal 9-5-81.
Banyak cara yang sudah diketahui untuk menyelidiki kegiatan suatu gunungapi yang hingga saat ini ada beberapa diantaranya dilaksanakan oleh unit-unit kegiatan dilingkungan Direktorat Vulkanologi. Dari hasil penyelidikan-penyelidikan tersebut telah banyak terkumpul data, namun demikian hingga saat ini belum mampu dievaluasikan untuk kepentingan peramalan letusan gunungapi pada waktunya.
Adapun pekerjaan tersebut di atas bertujuan antara lain islah: a. mengetahui lokasi transducer seismograf di G. Semeru. b. mengetahui sudut dalem dari masing-masing lokasi transdu-cer. c. mengetahui jarak datar dari masing-masing transducer. Pekerjaan tersebut di atas dilakukan oleh penulis sendiri dan dibantu 4 orang tenaga lapangan.
Pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan-kegiatan gunung -api pada waktu itu. Karena secara visual maupun fisik (suhu) gunungapi tersebut dapat diketahui perkembangan kegiatannya de ngan cara membandingkan dengan cara pemeriksaan sebe-lumnya.