Dalam rangka pembikinan dan pengukuran kelandaian tugu tetap disekitar daerah G. Kelut dan G. Merapi, maka : Pada tanggal 10 Desember 1979, rombongan yang terdiri dari 4 orang tenaga akhli gunungapi Amerika dan 5 orang karyawan Direktorat Vulkanologi, yang terdiri dari Bapak Suratman. B. Sc., Olas. B. Sc., Komar. R., Rochanan dan penulis sendiri, berangkat menuju ke Yogyakarta. Rombongan yang t…
Tulisan ini bukanlah sebuah laporan, bukan pula sebuah "referat", melainkan seusai dengan judulnya hanya merupakan kumpulan data-data mentah yang dapat dihimpun penulis hingga akhir bulan April 1971.
Kubah lava 1973, nampak di tengah-tengah lurah Batang. Diperkirakan volum lavanya pada akhir Juni 1973 4'/2 juta m3 Jik kubah ini longsor dengan volum 4 juta maka jarak lintas awan panasnya diperkirakan 9, 7 km. dari puncak G. Merapi.
Kegiatan pengumpulan data dan informasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah maupun pemukiman penduduk di sekitar G. Ciremai yang merupakan gunungapi aktif dan kegiatannya terus berlanjut.
Pengumpulan data dan informasi G. Raung dilapangan dititikberatkan kepada pendataan kependudukan di daerah bahaya (KRB) untuk menghadapi letusan yang akan datang.
Pengumpulan data dan informasi di lapangan terutama pendataan kependudukan di daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) atau wilayah sekitar G. Slamet yang termasuk kedalam radius 8-10 km dari puncak G. Slamet.
Penyusunan data dan informasi sumber daya geologi untuk pengusulan wilayah prospek gas metana batubara (GMB) bertujuan memberikan usulan rekomendasi teknis wilayah prospek GMB. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode inventarisasi, diskusi dan evaluasi terhadap data sekunder dari hasil kegiatan eksplorasi pendahulan propeksi batubara geologi dan geofisika daerah Lemang, Kabupaten Indragiri…
G. Kelut terakhir meletus pada 10 Februari 1990, setelah lebih dari 5 tahun setelah kejadian tersebut, perlu dievaluasi dan didata ulang berbagai aspek yang menyangkut perkembangan pemukiman, pembangunan, dan semua usaha penanggulangan bahayanya.
Laporan kerja lapangan ini menitikberatkan pada pengadaan bahan - bahan atau data untuk penyampaian penyuluhan gunungapi. Dilakukan kegiatan inventarisasi dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya dan daerah waspada Kw. Ijen, Banyuwangi. Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 1994 sampai dengan tanggal 17 Mei 1994.