Untuk menentukan berapa volum air danau kawah G. Kelut haruslah peta kawah G. Kelut diukur kembali. Dalam pelaksanaannya, pada tanggal 13 Pebruari 1978 penulis serta 3 orang petugas Sub Direktorat Vulkanologi, Direktorat Geologi, ditugaskan untuk melakukan pengukuran kedalaman kawah G. Kelut selama 27 hari.
Gunung Kelut merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di P. Jawa. Peramalan kapan terjadinya letusan sangat diperlukan karena penduduk yang bermukim disekitarnya cukup padat.
A gradual temperature increase of the crater lake water from normal, i.e. 32° - 33° C, was recorded since the last week of August 1973. The estimated"critical" temperature, i.e. around 40°C, was reach ed on November 5, 1973. Since then the water temperature fluctus ted between 38° C and 40°°c until approximately the end of Janua ry 1974. On January 31 a temperature of 41° C was measured,…
Semua pemasangan peralatan telemetrik dilaksanakan oleh FIPA Universitas Gajah Mada yang dipimpin oleh Prof. Ir. Mugiono, melanjutkan rencana kerja yang terdahulu
Berdasarkan Surat Perintah kerja No. 182/D.37/WK/JT/76, ter tanggal 25 Februari 1976, para petugas Sub Direktorat Volkanologi, Direktorat Geologi, berangkat mendahului satu minggu sebelum surat perjanjian kerja ditanda tangani
Berdasarkan hasil pertemuan antara direktorat Geologi dengan Universitas Gadjah Mada tentang pengukuran suhu danau-kawah G. Kelut secara telemetris yang diadakan pada tanggal 11-12 Maret 1975
Dengan Surat Perintah Dinas, masing masing No. 153/P/1976, No. 155/P/1976 dan No. 157/P/1976, tertanggal Bandung 14 Pebruari 1976, 3 karyawan ditugaskan untuk mengukur kedalaman danau kawah G. Kelut. Para petugas tersebut ialah Sdr. Pandi K, Sadjiman, dan penyusun laporan.
Sehubungan dengan banjir (lahar) di daerah Perkebunan Gambar yang merusak 15 ha daerah perkebunan, dan 60 buah rumah terlanda diantaranya 4 rumah hanyut dan 7 rumah tertimbun pasir sehingga diadakan pemindahan rumah secara lokal, maka beberapa orang petugas ditugaskan ke daerah tersebut dari tgl. 10-12-76 s/d 23-12-76.
From the last two eruptions of Mt.Kelut, i.e. in 1951 and 1966, remarkable changes of the crater bottom were recorded. After the 1951 eruption a lowering of 79 m and after the 1996 eruption up upheaval of 43 m was found to have taken place, as measured at the deepest sections of the crater.