Berdasarkan SPPD No.608/0441/3402/1987 dari tanggal 7 Hopem- ber 1987 sampai dengan 1 Desember 1987 yakni selama 25 (dua puluh lima) hari, penulis ditugaskan untuk melakukan pemerik saan/penyelidikan G. Ciremai secara visual.
G. Papandayan termasuk tipe gunungapi strato campuran, yang terletak di Tatar sunda, Priangan, kab. Garut, Propinsi Jawa Barut.
Dalam rangka melaksanakan tugas pengamatan visual kegiatan G. Guntur, penulis berkesempatan melakukan tugas tersebut pada 14 Desember sampai dengan 18 Desember 1987 kan SPPD No. 833/0441/3402/87 dan diantar pengemudi dengan SPPD No. 834/0441/3402/87.
Kelut volcano is located in East Java. Height above sea level 1731 m. This volcano is known as very dangerous, because its eruption always caused victims and destroyed arable land.
Gunung Gede terletak pada lembar peta topografi nomor 37/XXXXIX-B dan lokasi daerah yang diukur masih pada lembar yang sama, dengan posisi geografi 6 derajat 47' LS dan 106 derajat 59'
G. Papandayan, tinggi 2665 m dari muka laut, adalah salah satu gunungapi aktip di daerah Jawa Barat. Letaknya di Kabupaten Garut pada posisi astronomis 7 derajat 19' Lintang Selatan dan 107 derajat 44' Bujur Timur.
Dalam rangka pengumpulan bahan informasi, sejalan dengan rencana kerja Pelita IV, th.4/1987-1988, melalui rekomendasi dan pengarahan oleh Kepala Sub Direktorat Penyuluhan dan Dokumentasi selaku Staf Pembina Proyek telah dilakukan kegiatan lanjutan pendataan kependudukan berikut pengamatan atas kondisi lingkungan di dalam daerah bahaya gunung api Tangkubanparahu.
The Project area has often suffered from disaster caused by lahar because of topographical, geological and socio-economic situations. In recent years the most serious disaster was caused on May 14, 1981 by the lahar which destroyed the Leces Dike and inflicted serious damage on the sabo dams, dikes, irrigation intakes and so on.
Melengkapi data untuk penyelidikan yang lebih teliti tentang hasil-hasil letusan gunungapi ini dan karakreristik letusannya, terutama terhadap produk-produk letusan besarnya
Metoda seismik merupakan metoda yang sangat penting dalam mempelajari gunungapi, khususnya di Seksi Penyelidikan Gunung Merapi (PGM) metoda ini sangat berguna dalam peramalan kegiatan G.Merapi dan dalam mempelajari sifat - sifatnya.