Pemetaan geologi bersistem Lembar Aru dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pelita III Tahun keempat.. Tujuan pemetaan ini adalah melakukan penyelidikan geologi dan mineral yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk peta geologi bersekala 1 : 250.000. Laporan ini diharapkan dapat menunjang keperluan inventarisasi sumberdaya mineral dan energi serta program pengembangan wilayah tersebut.
Sejak tanggal 21 April 2008 pukul 16.00 WIT status G. Ibu dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga, sehubungan dengan peningkatan kegiatan baik secara visual maupun kegempaan. Dalam status Siaga, frekuensi Gempa Letusan mengalami peningkatan dengan rata-rata letusannya lebih dari 100 kali kejadian per hari dan tinggi asap lebih dari 400 m dari bibir kawah. Sampai dengan akhir Agustus 2008 letusan m…
G Gamalama (1715 m dpl) adalah salah satu gunungapi paling aktif di Maluku Utara. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate (puncak Ternate), merupakan pulau gunungapi (tipe strato) yang hampir berbentuk lingkaran Jari-jari pulau ini 5,8 km dengan luas lebih kurang 105 km² Dan hasil pemeriksaan sekitar kawah terlihat bahwa, di bagian barat kawah terdapat areal longsoran, diperkiraka…
Dukono atau dengan nama lain Dokoko, Dokoekko, Dukoma, Tala atau Tolo merupakan gunungapi bertipe strato yang dipuncaknya dijumpai sejumlah kawah yang masih aktif. Tinggi puncaknya kurang lebih 1087 m di atas permukaam laut. Gunungapi ini muncul pada jalur busur vulkanik di bagian utara Pulau Halmahera. Secara administratif gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Ut…
G. Gamkonora merupakan salah satu gunungapi strato aktif dengan 12 letusan yang tercatat dalam sejarah antara 1564 dan 1997, biasanya merupakan letusan-letusan kecil hingga sedang. Jenis letusan G. Gamkonora umumnya bersifat eksplosif, semuanya terjadi di kawah puncak. Hasil letusan berupa bahan-bahan piroklastik seperti bongkahan batuan, lapilli dan abu vulkanik, serta kadang-kadang mengeluark…
G. Dukono merupakan salah satu gunungapi aktif dengan beberapa kawahnya yang masih menunjukkan aktivitas vulkanik berupa tembusan solfatara/fumarola di permukaan yang disertai terjadinya gempa vulkanik lainnya. Secara administratif gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Utara, dengan posisi geografis pada posisi 1° 42' Lintang Utara dan 127° 52' Bujur Timur (Beri…
Gunungapi Gamalama terletak di Pulau Ternate yang merupakan pulau gunungapi aktif tipe A dengan puncak tertinggi mencapai 1715 m di atas permukaan laut dan 1690 m di atas Kota Ternate. Selama sejarah kegiatannya sejak abad 16, gunungapi ini sangat rajin meletus dengan interval terpendek 1 tahun dan terpanjang 50 tahun. Letusan dimulai pada tahun 1538 dengan letusan yang berpusat di kawah puncak…
Selama pelawatan Sdr. S.Hamidi da penulis karangan ini dalam bulan Januari-Maret 1969 ke Maluku utara memenuhi permintaan Bupatinja untuk menindjau G.Kie Besi dipulau Makian, para petugaspun telah diminta untuk melakukan pernindjauan ke G.Gamkonora di Halmahera.
Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
G.Kie Besi adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang telah lama tidak menunjukkan kegiatannya. Gunungapi ini terakhir menunjukkan kegiatannya pada tahun 1890. Sampai dengan November 1985, secara visual belum tampak adanya perubahan - perubahan yang menjurus pada kegiatan vulkanik.