Penyelidikan gunungapi dillakukan dengan cara mengukur parameter - parameter fisika atau kimia pada suatu gunungapi misallnya seismik, suhu, topografi, magnetik, grafitasi,komposisi, gas, dll.
Dilihat dari rata - ratanya ternyata kadar HC1 dari contoh gas tanggal 8 September 1974 dan tanggal 16 Februari 1975 dalam jangka waktu kira - kira 5 bulan, tidak jauh berbeda, yaitu masing - masing 4601 ppm dan 4506 ppm, walaupun keadaan suhu gas serta lokasinya jauh berbeda.
Pada akhir minggu pertama bulan Maret 1967 G. Merapi menunjukan kegiatan berupa turunnya awan awan pijar guguran ke jurusan K. Batang, K. Bebeng, K. Putih yang menggapai jarak maksimum 1k. 6 km.
sehubungan dengan peningkatan kegiatan G. Merapi, sejak tanggal 6 Mare 1976, Sdr. Rudy Dalimin B. SC., Sdr. S. Harto dan Sdr. Asep Djaja bersama penyusun ditugaskan ke sekitar G. Merapi.
Pengukuran kubah lava bertujuan untuk mengetahui "volum pendekatan" nya. Disini penulis menggunakan istilah "volum pendekatan", karena berdasarkan cara - cara pengukurannya, antara lain sebagai berikut: a) puncak kubah lava diukur dengan "aanpeilingen" dari 2 tempat titik tetap. b) disesuaikan dengan peta ukuran puncak G.Merapi, yang dilakukan oleh penulis sendiri pada tahun 1962.
G. Salak memang terkenal dengan letusan - letusan phreatiknya, terakhir terjadi dalam tahun 1938. Meskipun belum pernah dilaporkan terjadinya korban manusia, namun mengingat tidak tegasnya batas antara letusan magma dan letusan phreatik dan kedua duanya sama - sama dapat membahayakan, maka dianjurkan untuk pula menarik batas - batas daerah bahaya disekeliling gunungapi ini, apalagi penduduk dis…
Kemungkinan kegiaten 0. Gode ini semakin menurun kebagian ba wah dan muncul di bagiankaah Vadon. Suhn gas/solfatara teruiur pada saat itu berkisar 103°C. Misekitar kasah tersobut torlihat banyak aublimasi belerang bervarna kuning tua, neap sudah mulai mensbal. Rega kembali ke Cibodas melalui jalan Kandang Badak, Cisaat, Cipanas, Perspatan Curug Cibeureun dan achirnya sampai ke Kebun Raya Cibod…
Dalam rangka penelitian batuan gunung api purba G. Muria, penulis ditugaskan mendampingi tenaga ahli. Mereka adalah mahaguru Uniersitan Padjadjaran dan ITB.
Kemungkinan kegiaten 0. Gode ini semakin menurun kebagian ba wah dan muncul di bagiankaah Vadon. Suhn gas/solfatara teruiur pada saat itu berkisar 103°C. Misekitar kasah tersobut torlihat banyak aublimasi belerang bervarna kuning tua, neap sudah mulai mensbal. Rega kembali ke Cibodas melalui jalan Kandang Badak, Cisaat, Cipanas, Perspatan Curug Cibeureun dan achirnya sampai ke Kebun Raya Cibod…
Untuk melengkapi kebutuhan data koordinat dan tinggi di atas muka laut di pos pengawasan G. Mrapi (Selo, Jrakah, Deles), telah dilakukan pengukuran untuk hal tersebut