Letusan gas masih sering terjadi dengan tinggi asap letusan 200 - 700 meter dari puncak, berwarna putih kecoklatan. Letusan agak meingkat jumlahnya dibandingkan dengan bulan lalu, tetapi guguran lava agak menurun jumlahnya.
Pada tanggal 13 Oktober 1975, penulis ditugaskan ke daerah G. Semeru bagian tenggara selama 66 hari, dengan disertai Sdr. Sobana dan Sdr. Sadjiman; yang terakhir ini ditugaskan mulai pertengahan bulan Nopember 1975.
Dilihat dari rata - ratanya ternyata kadar HC1 dari contoh gas tanggal 8 September 1974 dan tanggal 16 Februari 1975 dalam jangka waktu kira - kira 5 bulan, tidak jauh berbeda, yaitu masing - masing 4601 ppm dan 4506 ppm, walaupun keadaan suhu gas serta lokasinya jauh berbeda.
Lapangan panasbumi Kv. Kamojang terletak 42 km sebelah tenggara Bandung atau 17 km dari Garut ke arah baratlnut (Peta 1). Letak geo-grafi lapangan itu 7° 7'30" Lintang Selatan, 107°17'30" Bujur Timur dari Jakarta. Tingginya diatas muka air laut antara 1640 sampai 1730 m. atau 900 hingga 1000 m diatas Dataran Tinggi Bandung. Dan jalur jalan menghubungkan Bandung dengan Kw. Kamojang (Peta 1). Y…
Kemungkinan kegiaten 0. Gode ini semakin menurun kebagian ba wah dan muncul di bagiankaah Vadon. Suhn gas/solfatara teruiur pada saat itu berkisar 103°C. Misekitar kasah tersobut torlihat banyak aublimasi belerang bervarna kuning tua, neap sudah mulai mensbal. Rega kembali ke Cibodas melalui jalan Kandang Badak, Cisaat, Cipanas, Perspatan Curug Cibeureun dan achirnya sampai ke Kebun Raya Cibod…
Dengan Surat Perintah No. 2357/9/76, tanggal 21 Juni 1976, penulis ditugaskan untuk melakukan pengukuran situasi S. Gremeng. Pengukuran itu dilakukan sepanjang 1k. 15 km dan daerah kanan kiri selebar 250 m dari sungai.
Dalam Penulisan ini penulis membatasi diri dalam penyuguhan data yang diperoleh sebagai peningkatan kegiatan dalam bulan November 1976
Penyelidikan geomagnet G.Merapi dengan sistem telemetri radio telah dimulai sejak tahun 1978. Namun sampai saat ini masih sering juga timbul persoalan, misalnya kerusaken sensor akibat petir, kerusakan regulator pada shstem catu daya, dan sebagainya.
Pemasangan Seismograf MEQ-800 dengan sistim telemetri di Pos Pengamatan G. Sundoro, dilakukan dengan tujuan meningkan sarana peralatan seismograf yang telah ada. Disamping untuk mengganti seismograf yang lama karena sering trjadi kerusakan pada sistim kabel lapangan.
Penyelidikan geomagnet G.Merapi dengan sistem telemetri radio telah dimulai sejak tahun 1978. Namun sampai saat ini masih sering juga timbul persoalan, misalnya kerusakan sensor akibat petir, kerusakan regulator pada sistem catu daya, dan sebagainya.