Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Otonimi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah Setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
Berkaitan dengan mitigasi bencana geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi berkewajiban memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat mengenai ancaman bahaya gunungapi, gerakan tanah, gempabumi dan tsunami. Sebagaimana kita ketahui secara tektonik, Indonesia terletak di 3 lempeng tektonik aktif.
Gunungapi Guntur merupakan gunungapi aktif tipe A yang terletak di wilayah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, lk. 60 km di sebelah tenggara Bandung. Dalam waktu sejah sejak 1690 hingga 1847 tercatat tidak kurang dari 22 kali letusan. Letusan terakhir yang terjadi pada tanggal 16 dan 17 Desember 1847 berupa letusan gas dan abu dengan suara dahsyat sebaran abunya mencapai daerah Cianjur.
G. Tangkuban parahu adalah gunungapi strato tipe A yang secara administratif terletak dalam dua wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Subang dan Bandung. Pada bagian puncak G. Tangkuban parahu terdapat 9 buah Kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah Jarian dan Panguyangan badak.
G. Gede - Pangrango dan sekitarnya telah berkembang menjadi daerah wista yang sangat disukai oleh masyarakat perkotaan, sehingga berkembang tempat-tempat peristirahatan maupun hotel di wilayah ini. Istana Presiden Cipanas dan villa-villa lainnya banyak bertebaran khususnya di sekitar Cipanas yang seberanrnya bangunan tersebut berdiri di atas endapan awan panas G. Gede
Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunya gunungapi terbanyak di dunia. jumlah gunungapi aktif yang ada di Indoensia 129 buah. Kondisi di sekitar gunungapi pada umumnya sangat subur sehingga banyak penduduk yang memilih untuk bertempat tinggal di daerah tersebut, walaupun gunungapi berisiko meletus mereka tetap tidak mau meninggalkan tempat tinggalnya.
G. Salak merupakan gunungapi strato yang termasuk ke dalam wilayah kabupaten Bogor dan Sukabumi. Aktivitas vulkanik gunungapi ini terjadi pada tahun 11698/1699 berupa letusan yang merusak dan terakhir pada 1938 terjadi letusan fratik di kawah Cikuluwung Putri. Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa kawah G. Salak masih menunjukkan aktivitasnya berupa fumarola dan solfatara dengan sublimasi be…
Gunungapi Talagabodas tidak mempunyai catatan aktivitas letusan sejak tahun 1600 sampai sekarang, demikian pula peirode letusannya tidak dapat diketahui. Namun dari produk letusan Gunungapi Talagabodas yang dihasilkan dapat diketahui bahwa letusannya cenderung lebih bersifat efusif, yang dicerminkan oleh adanya dominasi perulangan aliran lava berkomposisi andesit basaltis.
Secara umum morfologi gunungapi Papandayan dikelilingi oleh perbukitan vulkanik, seperti perbukitan vulkanik tersier dibagian tenggara-baratdaya, gunung Geulis di bagian barat, Guntur dibagian baratlaut, Jaya dibagian utara, dan Cikuray di bagian timur. Morfologi gunungapi Papandayan memiliki 2 kerucut gunungapi, Nangklak dan Puntang.
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Sejak erupsi terakhir 1937 hingga kini G. Ciremai dalam keadaan istirahat kecuali terjadi beberapa kali kegempaan yang meningkat namun kemudian normal kembali. Produk yang dikeluarkan gunungapi ini dapat membahayakan serta memusnahkan segala yang dilalui…