Kami ditugaskan ke G.Dieng dalam rangka pengamatan visual kegiatan G. DIeng, dengan SPPD No.1028/P/84. Tugas dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah kami kumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Penulis mendapat tugas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi melakukan Pengamatan G. Lamongan dan pengukuran suhu air ranu-ranu di Kabupaten Lumajang.
Dataran tinggi Dieng mempunyaib ketinggian rata-rata sekitar 2000m di atas muka laut. Dataran ini memiliki bayak kerucut, kawah, danau, sumuran dan rawa yang diduga bekas letusan.
Dalam rangka penyempurnaan pengamatan seismik di Gunung Kelut dalam bulan Juli hinggga Agustus telah dilakukan pemasangan kabel bawah tanah dari Bambingan sampai Margomulyo sepanjang 1k. 4000 meter.
Dalam rangka melaksanakan tugas pengamatan visual kegiatan G. Guntur, penulis berkesempatan melakukan tugas tersebut pada 14 Desember sampai dengan 18 Desember 1987 kan SPPD No. 833/0441/3402/87 dan diantar pengemudi dengan SPPD No. 834/0441/3402/87.
G. Dieng merupakan gunungapi aktif di Jawa Tengah. Terletak di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjar Negara. Gunungapi ini merupakan bagian dari dataran tinggi Dieng. Mempunyai banyak kawah yang umumnya merupakan danau kawah. Kegiatan gunungapi ini di sebagian kawah kadang-kadang disertai gas racun dengan kadar di bawah ambang batas, tetapi ada pula yang lebih tinggi.
Atas catatan sejarah erupsi G. Papandayan, maka yang sangat penting dalam kegiatan gunungapi ini adalah produk letusan 1772 sebagai letusan yang menghasilkan debris apalanche. Oleh karenanya ke 4 penasihat akhli ini bersama-sama dengan tim-tim dari Pemetaan Geologi G. Api, Penanggulangan Bencana, Petrokimia bermaksud untuk menyelusurinya.
Dalam penyelidikan petrokimia di G.Kelut, Sub Tim terdiri atas Ir.M.Z. Sjarifudin (394/P/86), Rakimin IIBSc. (393/P/86), Dedu Supriadi (392/P/86) dan dibantu beberapa tenaga harian lepas setempat.
Pengamatan visual terhadap kegiatan G. Tangkubanperahu dilakukan dari pos PGA Wates 1k. 4 km dari kawah Ratu,sebelumnya pos pengamatan terletak di puncak bagian selatan kawh ratu
Pada Oktober, Desember 1985 dan Januari 1986, penulis bersama E. Sihat di tugaskan untuk mengadakan pemetaan topografi di sekitar K. Besuk Sarat, Besuk Kembar, Besuk Bang, K. Lengkong yang termasuk kecamatan Pronojiwo kabupaten Lumajang. Pemetaan ini merupakan lanjutan pemetaan terdahulu di bagian selatan K. Glidik, dimana kali-kalinya berhulu dibagian lereng gunung Semeru bagian selatan. Kuran…