Pendakian puncak G. Semeru yang dilakukan mulai tanggal 20-8-1969, telah kembali dengan selamat pada tgl. 22/8-1969 djam 11.00, ketempat pemberangkatann yaitu pos Tawongsongo, djadi memakan waktu 2,5 hari.
Bromo hanja melontarkan abu, lapili dan bom2 lava, berupa esplosi normal dalam kawah pusat. Lava tidak mengalir delen waktu seijarah. Kadang2 abunja merusak perkebunan disekitarnja, seperti halnja dalam tahun 1915 dan 1948
Sesuai dengan rentjana penulis, seperti diuraikan dalan karangannja jang lalu berdjudul "G. Tangkuban Perahu. Riwajat letusan dan bahaja-nja berdasarkan Peta dan Pustaka, sela ma bulan Agustus 1969, telah dilakukan penelitian dilapangan sekitar G. Tangkuban Perahu jang dewasa ini sedang menundjukkan gedjala kenaikan kegiatan magmanja.
pekerjaan yang dilakukan penulis yang dibantu oelh Sdr. Samud adalah pembuatan penampang melintang sepanjang sungai-sungai yang hulunya berasal dari sekiatar puncak Gunung Tangkuban Perahu.
Kemungkinan penyebaran daerah endapan lahar ini bisa terjadi didaerah sekitar Bandung dan Cimahi, apabila banyak endapan bahan-bahan piro klastika (bahan-bahan hasl letusan berupan bom, lapili, pasir gunungapi, dan abu gunungapi) yang baru,jika terbawa air hujan ke bawah.
Perlu penulis beritahukan, bahwa dalam tahun Pelita 1972 dari Seksi Petapi sedang mempersiapkan peta2 daerah bahaya/waspada, dengan dilengkapi oleh gambar-hidup2, gambar berwarna biasa dan gambar hitam/putih di sekitar kawah dan dari bagian kawah yaitu tiap2 jurusan sekitar gunung bila memungkinkan. Pekerjaan ini sudah hampir se-tengahnya gunung2 berapi di Indonesia. Maka pada tgl. 7-8-1972 pen…
Dalam peninjauan pada tanggal 14 Desember 1961, peninjauan menerangkan sbb: yang sudah selesai baru Rumah pesawat dan rumah agregaat.
Daerah Maribaja penampungan/pertemuan 4 buah sungai jang langsung ke S. Tjikapundung terus mengalir ke Selatan lewat tengah kota Bandung.
Pada tanggal 22 Desember 1952 jam 07.00 berangkatlah kami dari Pasauran dan datang di Pandeglang jam 15.00. Sesampainya di Pandeglang kami terus menuju ke Kawedanan, dan pada Bapak Wedoro (Sastra Suganda) kami terangkan maksud kedatangan kami, ialah untuk meninjau Kawah G.Karang. Atas persetujuan dan advies Bapak Wedana, kami bermalam diumah Bapak Asisten Wedana (Sdr. Achmad).
Hasil "aanpeilingen" tg.28-8-1974 dengan instrumen TOWILD No. 149356 dari pos plawangan (lihat Gb. I).