Pada tanggal 16 Oktober 1958, kami berangkat kedaerah Gn. Slamet bersama Sdr. O. Rukman pengamat G.Api pada Djawatan Geologi di Bandung gunn mongadakan pemeriksaan setempat karenn menurut laporan dari Sdr. Wedann Bumidjawa dan Ass. Wedana Batur-raden Gunung tsb sedjak bulan September 1958 menundjukkan kegi-atan bekerdja.
Dengan adanja laporan2 dari pos pendjagaan gunung berapi di Babadan, jang memberitahukan bahwe G.Morapi dalam pormulaan th. 1953 soring mongeluar-kan asap tebal hitem, lagi pula meningkatnja beker-djanja solfatara2 didaerah puntjak, make sogera di-adakan penindjauan oloh Kepala D.G.B. beserta dengan Sdr. Mo.Slamet den Surjo
In order to make an evaluation of the economic justification of proceeding with all or part of this proposal, cost estimates and flow sheets for the construction and design of a plant or plants to produce the material indicates above, with the raw materials and the quantities stated below, are required.
A number of important phones of the investigation of te Idjen Crater Lake as a source of Eynsu and other chemicals have beon, or will shortly be completed. In view of this and since the writer shall be leaving Indonesia on April 8th for a reriod of four monthn, this opportunity is taken to bring the Bank Indistri Negara up to date on the present status of the vork on the Idjen Crater Lake project.
Pada tgl.26 Djuni dan tgl.21-22 Djuli 1955, lahar X.Pantjing telah meluap naik kedarat menutup dataran kebun kopi bekas Pero. Sumbermudjur, seperti tampak pada Gembar2 no.2 dan 3. Bahan2 lahar terdiri dari bahan2 berat dan ringan, berhenti djarak lk.1 km. da-ri Kampung bekas Perc. Sumbermud jur, gambar no.4 dan 5. Djalannja lahar ke Timur. Tempat dimana orang berdiri (Ganbar No.5.) adalah djala…
Oleh penulis telah dindakan penindjnuan kepuntjak pada awal bulan Nopember 1955. Pemeriksaan ini adalah jang per-tama kali sedjak letusan2 tahun 1953 berachir dan oleh ka-renanja dianggap sangat penting untuk mengetahui perobahan2 Jang terdjadi didasar kaldera dan pada kerutjut erupsi во-bagai akibat proces letusan tersebut.
Atas persetudjuan Pimpinan Pusat Pendjagaan Kerapi (P.P.M.) Jogjakarta dan dengan surat perintah dari Kep. Djawatan Geologi Bandung tertanggal 24 September 1955 No.594/55, penulis disertai dengan Sär2. Sudarso dan Hadijono mengadakan pengukuran dengan kyker B.T.M. di G.Kelut.
Kegiatan G. Merapi tahun 1967 ini diawali oleh awan panas letusan pada tgl.12 djanuari, djam 13.39. Awan panas tersebut mencapai jarak 6 km. dari puncak masuk kejurusan K.Batang
Pada permulaan bulan Pebruari oleh pos pendjagaan D.G.B. di Kawah Idjen telah dilaporkan adanja tanda2 kegiatan dari G.Raung, jang terlihat mulai dari tg. 31 Djanuari 1953. Pada tg. 5 Pebruari diterima kawat dari Residen Besuki jang meminta penindjauan segera. Pada hari Saptu tg. 7 Pebruari penulis meninggalkan Bandung dan sampailah di Bondowoso pada esok harinja. Disini didapat keterangan2 dar…