Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.3.29 m di atas permukaan laut/dml atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera kurang lebih 2.100 m dml. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo-Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Otonimi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah Setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khsusu daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemafaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah,.
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulai Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.329 m dpl atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera. Lokasi G. Bromo ini terkenal dengan kompleks Bromo - Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Gunungapi Arjuno-Welirang menurut Neuman Van Padang (1951) diklasifikasikan sebagai gunungapi type B, namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, menurut Hadikusumo tahun 1957 memasukkannya kedalam klasifikasi type A. Sedangkan Kusumahdinata (1979) dalam buku Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi type A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.329 meter di atas permukaan laut/dml atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera kurang lebih 2.100 m dml. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo - Tengger yang secara adnistratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Gunungapi Bromo yang saat ini berstatus Waspada (level II), merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.329 m dpl atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera kurang lebih 2.100 m dpl. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo-Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probol…
Gunungapi Semeru merupakan salah satugunungapi paling aktif di Indonesia. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah meintang dan memanjang dari utara ke selatan. Deretan tersebut dapat dibagi dalam tiga satuan morfologi, yaitu Pegunungan Tengger, G. Jambangan dan G. Semeru.
G. Lamongan adalah gunungapi kecil diantara dua pegunungan raksasa Tengger dan Ijang Argapuro. Puncak tertinggi, Gunung Tarub, merupakan bagian dari pinggiran kawah gunungapi mula-mula. Kawah itu kemudian bergeser ke arah barat daya dengan jarak lebih dari 650 m. Abu dan aliran lava berkontribusi pada kontruksi gunungapi ini.
Terdapat lebih dari 100 danau kawah aktif yang ada di dunia saat ini. Di Indonesia, dari 127 gunungapi (tipe A, B, dan C) setidaknya terdapat 20 gunungapi yang memiliki danau kawah. Salah satunya adalah G. Ijen yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Gunungapi Ijen ini merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang dipantau aktivitas vulkaniknya secara kontinyu.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan. Deretan tersebut dapat dibagi dalam tiga satuan morfologi.