Informasi penyelidikan Geofisika di lereng sebelah barat G. Kelut sejak tahun 1978 diperoleh data geomagnit menunjukkan anomali negatif. Untuk melengkapi data tersebut diperlukan data penunjang dari hasil penyelidikan batuan di daerah dimaksud dengan penyelidikan dan pemeriksaan jenis batuan secara petrokimia gas dan air kawah4
Pengamatan kadar gas gunungapi yang diuntahkan dari kawah ratu, G.Tangkubanparahu. Pengamatan komposisi dan konsentrasi unsur kimia dari conto air panas kawah Domas dan Ciater.
pengajuan usulan Penyelidikan Petrokimia dan Gas di G.Gede Jawa Barat yang memuat antara lain mengemukakan maksud dan tujuan dari pada Penyelidikan. Diterangkan misalnya posisi geografis dari pada G.Gede ringkasan evolusinya, bentuk-bentuk struktur dikomplek G.Gede dan mengulas pokok-pokok jenis pekerjaannya.
G.Papandayan terletak di sebelah tenggara Bandung berjarak sekitar 60 km dari kota Bandung. Gunungapi ini termasuk kedalam Kabupaten Garut, bila diambil jarak lurus sekitar 16 km disebelah barat daya kota Garut. Posisi geografi 7°19' Lintang Selatan dan 107°44' Bujur Timur (Atlas Trop. Nederl.1938, Lembar 20) Tinggi di atas muka laut 2665 m sedangkan diatas dataran Garut 1950 m
Tujuan utama adalah penyelidikan lapangan lanjutan terdahulu (Mei 1985) yaitu pengambilan conto batuan secara teliti di daerah sekitar G.Gede
Tujuan utama adalah pengamatan larangan tentang gejala geologi dan pengambilan contoh batuan secara teliti disekitar G. Gede dan di bagian purcelanya
Penyelidikan geomagnet G.Merapi dengan sistem telemetri radio telah dimulai sejak tahun 1978. Namun sampai saat ini masih sering juga timbul persoalan, misalnya kerusakan sensor akibat petir, kerusakan regulator pada sistem catu daya, dan sebagainya.
Gunung Lamongan merupakan salah satu gunungapi strato, terletak di daerah Klakah, Jawa Timur pada posisi geografis 7 derajat 59 Lintang Selatan dan 113 derajat 20,5 Bujur Timur. Manifestasi kegiatan gunungapi ini tampak berupa fumarola/solfatara yang aktif pada kawah puncaknya serta adanya sejumlah ranu san sinder dilereng sekitarnya.
Penyelidikan Gaya Berat G. Lamongan dilakukan pada tanggal 23 April sampai dengan 9 Mei 1988, sebagai realisasi program Seksi Vulkanofisika yang merupakan kelanjutan penyelidikan Gaya Berat tahun 1987. Pada saat yang sama pula penyelidikan-penyelidikan dengan metoda lainnya (Seismik, Resistivity, Petrologi, Deformasi, Tilting dan Geokimia) terhadap objek yang sama.
Dalam penyelidikan Petrokimia di lapangan diperlukan penyontohan di daerah Gn. Lamongan dari produk lava dan endapan strombalian yang akan dianalisis di laboratorium menurut cara/bidangnya masing - masing.