Gunung semeru terletak diantara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul diatas celah melintang dan memanjang dari Utara ke selatan. Deretan tersebut dapat dibagi dalam tiga satuan morfologi, yaitu pegunungan tengger, gunungapi Jambangan dan gunungapi semeru.
G. Ceremai dengan ketinggian puncak 3076 meter diatas permukaan laut. Secara administratif G. Ciremai terletak di Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Gunung ini merupakan gunungapi kuarter aktif tipe A berbentuk strato. Gunung ciremai terletak pada rangkaian gunungapi aktif di sebelah utara kelompok gunung api Telagabodas, Galunggung, Papandayan, Guntur, Cikuray dan Kamojang.
Gunung Gede mempunyai tujuh (7) buah kawah di puncaknya. Mereka adalah Kawah Gumuruh, gede, sela, ratu, lanang, baru dan wadon. Kawah yang aktif hingga sekarang adalah Kawah lanang dan wadon. Kawah kawah tersebut berpotongan satu sama lain yang mengindikasikan perkembangan dan perpindahan titik erupsi ke arah Utara.
Gunung Ciremai adalah salah atu gunungapi aktif di Jawa Barat, yang merupakan batas antara Kabupaten Cirebon, Kuningan dan majalengka. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1937/1938, kegiatan letusan berlangsung 24 Juni 1937 hingga 7 Januari 1938. Pusat letusan dari kawah Sentral. Sebaran abu hasil letusan 1937/1938 ialah daerah seluas lk. 52,500 km2 (Kusumadinata 1971)
G.Tandikat secara adminstratif terletak di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dengan posisi geografis puncaknya berada pada 0°25′57,30" Lintang Selatan dan 100°19′01,69" Bujur Timur. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2438 m dari muka laut atau 1740 m dari dataran Bukittinggi Selama sejarah kegiatannya gunung ini hanya diketahui pernah meletus sebanyak 2 kali yaitu letusan …
G.Sorik Marapi terletak di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dengan posisi geografis puncaknya berada pada 0°41'11,72" Lintang Selatan dan 99°32′13,09" Bujur Timur. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2145 m dari muka laut. G.Sorik Marapi adalah satu gunungapi tipe A yang ada dalam deretan gunungapi aktif di P. Sumatera, dalam sejarah kegiatannya gunung ini pernah beberapa …
Gunungapi Kaba termasuk dalam jajaran gunungapi aktif di wilayah Sumatera bagian selatan. Berdasarkan sejarah letusannya (Tabel 1), G.Kaba merupakan gunungapi tipe A. Sumber letusannya berpindah - pindah tempat sehingga diperlukan penelitian geologi gunungapi dan pengamatan visual maupun kegempaan yang cukup intensif untuk mengetahui perkembangan aktifitas magmatiknya.
G. Sumbing merupakan gunungapi bertipe strato terletak di wilayah Kabupaten Sarko, (Sorolangun Bangko), Propinsi Jambi. G. Sumbing termasuk gunungapi aktif tipe A mempunyai ketinggian lk. 2508 m di atas muka laut. Di sebelah timurnya terdapat G. Hulu Nilo dengan ketinggian Ik 2469 m di atas muka laut. Posisi geografi puncak G. Sumbing adalah 2°25' Lintang Utara dan 101°44' Bujur Timur.
G. Tandikat termasuk gunungapi aktif berbentuk strato dengan ketinggian puncak mencapai 2438 m di atas muka laut, sekitar 1740 m di atas dataran tinggi Padang. Posisi geografis puncaknya adalah 0°25'57.30" Lintang Selatan dan 100°19'01.69" Bujur Timur. Secara administratif tubuh G. Tandikat terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat
G. Kerinci termasuk gunungapi bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi, dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Posisi geografinya adalah 1o 41,5' lintang selatan dan 101° 16' bujur timur, dan tinggi puncak diatas muka laut 3800 m (Gambar 1). Kegiatan permukaan gunung ini berupa hembusan asap tebal disertai suara gemuruh yang sangat keras dari kawah puncaknya.