Sebagai salah satu gunung api yang berada di kepulauan Sangir Talaud, G. Karangetang yang juga dikenal dengan nama G. Api Siau merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia. Di wilayah Sulawesi, G. Karangetang merupakan gunung api yang paling aktif dibandingkan dengan gunung api lainnya. Gunung api yang mempunyai puncak tertinggi 1984 m diatas permukaan laut atau 2700 m di atas dasar laut…
G. Ambang termasuk salah satu gunung api tipe strato yang diragukan Tipe-A nya oleh banyak ahli gunungapi. Neuman Van Padang (1951) menggolongkannya demikian, berdasarkan keterangan Veemhuysen (1903), yang menulis bahwa letusannya masih terjadi setelah tahun 1840. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pad…
G. Ambang secara administratif termasuk kedalam wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Propinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada posisi koordinat 0° 44'30" Lintang Utara dan 124°24'30" Bujur Timur, dengan ketinggian 1689 m di atas permukaan laut. Puncaknya ditandai oleh titik triangulasi P.No.49. G. Ambang termasuk salah satu gunung api tipe strato yang diragukan Tipe A-nya oleh b…
G. Karangetang merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara tingkat aktifitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah SIAGA (LEVEL III). Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban Jiwa.
Secara administratif G. Rinjani termasuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunungapi Rinjani diamati secara visual dan instrumental (4 stasiun seismik) dari pos pengamatan gunungapi (PGA) yang berlokasi di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di pulau bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik dan magmatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 menunjukkan tipe…
Pemantauan secara visual aktivitas G.Dukono dilakukan dari Pos PGA Dukono di Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara. Hingga akhir Januari 2017, tingkat kegempaan G.Dukono secara umum masih tinggi, ditandai dengan masih terekamnya Gempa Letusan, Gempa Vulkanik dan Tremor menerus.
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P. Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19' Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi, namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Gunungapi yang mempunyai nama lain Dodoko, Dodoeko, Dukoma, Tala atau Tolo ini merupakan gunungapi bertipe strato dengan sejumlah kawah aktif disekitar puncaknya. Tinggi puncaknya 1087 m di atas permukaan laut (dpl.). Terletak pada posisi geografi 1° 42' Lintang Utara dan 127° 52' Bujur Timur. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Galela, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluk…
Hasil pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik menunjukkan bahwa gunungapi Kie Besi saat ini masih menjalani masa istirahatnya. Pesawat seismograf PS-2 (RTS) yang memantau aktifitas seismik G.Kie Besi sudah dapat beroperasi dengan baik, sehingga pengamatan seismik dapat dilakukan secara kontinyu.