Gunungapi Ili Lewotolo (+1455m), merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang terletak di semenanjung utara Pulau Lomblen. Secara administratif daerah ini termasuk kedalam Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk mengetahui potensi bahaya gunungapi Ili Lewotolo dipandang perlu untuk melakukan evaluasi prakiraan bahaya gunungapi ini, yang meliputi penelitian jenis dan komposisi…
Gunung Ili Werung merupakan salah satu kerucut dari sederetan gunungapi aktif yang terletak di Semenanjung selatan P. Lomblen, Nusa Tenggara Timur. Ketinggian puncaknya sekitar 586 m diatas permukaan laut. Perioda letusan dari gunungapi ini, terpendek 1 tahun dan terpanjang 40 tahun, dengan rata-rata adalah 26 tahun. Dari sejarah kegiatannya diketahui bahwa erupsi gunungapi ini umumnya bersifat…
G. Tambora terletak di Semenanjung P. Sumbawa bagian utara, termasuk dalam wilayah Kabupaten Dompu dan bima. Gunungapi ini merupakan gunungapi aktif strtao tipe A, sebagian dari puncaknya telah hancur sebagai akibat letusan 1815 dan membentuk kaldera dengan garis tengah sekitar 7 km, puncak tertinggi lebih 2851 m dpl. Di dalam kaldera terdapat kawah yang disebut Doro Api Toi dan menghasilkan le…
Gunung Kelut terletak di Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Propinsi Jawa Timur dengan ketinggian puncaknya 1731 dpl atau + 1650 meter diatas dataran Kediri. Gunungapi strato ini diklasifikasikan sebagai gunungapi aktif tipe A yang letusannya bersifat freato magmatik sampai magmatik. Dalam rangka mengetahui lebih dalam terhadap gunung api ini maka telah dilakukan penelitian kimia batuan.
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Di bawah mikroskop lava-lava G. Ciremai umumnya memiliki tekstur porfititik, innequigranular, kemas tutup
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif yang terletak di Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Karakteristik kimia batuan dan petrogenesis batuan G. Papandayan diharapkan dapat dijadikan dasar untuk mengenali sifat-sifat magmanya. Secara petrografi batuan G. Papandayan bertekstur porfiritik, dengan fenikris.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi yang sedemikian rupa sehingga terasa manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dan dapat dipergunakan seoptimal mungkin.
Ciremai merupakan gunungapi Kaurter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805.
Sebagai salah satu usaha meminimalkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda akibat aktifitas gunung api, maka dilakukan penelitian potensi riisiko benca gunungapi, seperti di G. Sundoro. Berdasarkan batas wilayah administrasi, Gunungapi Sundoro termasuk kedalam wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah. Potensi Risiko dapat diartikan sebagai nilai kerugian yang aka…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktid dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara umum di bawah mikroskop batuan G., Ciremai menunjukkan tekstur porfiritik yang kuat, dengan fenokris plagioklas yang mendominasi, serta klinopiroksen yang kaya Ca, ortopirokse, olivin, titanomagenetit dan hornblenda (CA-amfibol). Dari hasil penelitian terdahulu diketahui bahwa mayoritas…