indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumber daya alamnya untuk kepentingan ekonomi
Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alamnya untuk kepentingan ekonomi.
Gunungapi Bromo merupakan gunungapi bertipe kerucut sinder dalam kaldera, terletak di kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur berada pada ketinggian 2329 mdpl. Letusan gunungapi bromo yang tercatat pertama kali terjadi pada tahun 1804. Periode letusannya tidak memiliki pola tertentu, akan tetapi masa istirahat terpendek kurang dari 1 tahun, sedangkan masa istirahat terpan…
G. Semeru merupakan gunungapi tipe A yang paling aktif kegiatannya. Gunung ini secara administratif terletak di kabupaten lumajang dan malang, jawa Timur. Puncak tertinggi dinamai mahameru (+ 3676 m dpl) yang merupakan tempat tertinggi di pulau jawa dan dinding kawah tua G. Semeru. Kawah muda yang aktif sampai sekarang terdapat di sebelah tenggara dari mahameru yang dikenal dengan nama Jonggrin…
Dalam melakukan pemantauan kegiatan gunungapi secara terus-menerus digunakan beberapa metoda diantaranya pengamatan kegempaan dan pengamatan visual. Dalam pengamatan kegempaan sering timbul kendala berupa kerusakan pada alat pencatan gempa, sehingga datanya kurang lengkap. Selain pengamatan kegempaan, pengamatan visual juga dapat mendukung data kegiatan gunungapi berupa pemeriksaan tinggi, warn…
Berdasarkan data geologi bahwa pusat letusan G. Raung pada pra-sejarah berpindah pindah, masing masing berurutan dari G. Wates, G. Pajuaran, G.Pajungan dan G. Raung. Di periode kegiatan G.Pajungan, pernah terjadi suatu letusan besar, disertai dengan longsoroan besar yang melanda bagian lereng barat G. Raung (Sutawidjaja dkk., 1987).
G. Ciremai (3078) adalah gunungapi strato, termasuk kedalam zona Bogor Utara bagian Timur dimana terdapat struktur sesar berarah utara, sesar tersebut dikenal sebagai "Anjak Baribis" atau baribis thrust. Batuan yang mendasari komplek G. Ciremai adalah batuan sedimen tersier yang dapat dijumpai sebelah barat, utara dan timur G. Ciremai.
Gunungapi Ungaran merupakan gunungapi strato bertipe C, terletak di wilayah kabupaten Semarang, kendal dan temanggung, provinsi Jawa Tengah. Gunungapi ini mempunyai lebih dari satu puncak engan titik tertinggi terletak di G. Botak (2500 m dpl). Puncak G. Ungaran sendiri berada pada ketinggian 2027 m dpl.
Pada tahun 2006 Pusat Sumber Daya Geologi telah melakukan Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, dan merekomendasikan untuk dilakukannya eksplorasi umum terhadap bahan galian zirkon guna mendapatkan gambaran potensinya secara lebih akurat dan lengkap sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengembangan dari potensi bahan galian zirkon.
Pada tahun anggaran 2000, telah direalisasikan salah satu kegiatan pemetaan di dalam proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapi yaitu Pemetaan geologi gunungapi komplek Patuha yang terletak di daerah wilayah administratif kecamatan Ciwidey, kabupaten DT.II Bandung, Jawa Barat.