Berdasarkan Surat Direktur Vulkanologi nomor 446/1141/DGV/95 tanggal 30 Mei 1995 dilakukan pengumpulan informasi vulkanologi dan kependudukan di daerah bahaya G. Rinjani, sebagai bahan infomasi vulkanologi. Diharapkan penyampaian informasi atau pemberian penyuluhan untuk mengantisipasi kepanikan penduduk karena bencana yang terjadi dapat disampaikan secepatnya.
Tim pengumpulan bahan informasi ditugaskan ke daerah G. Rinjani dari tanggal 2 Juni 1995 sampai dengan tanggal 29 Juni 1995 dengan maksud untuk mengetahui perkembangan baik aspek sosial serta investasi lainnya maupun aspek kegunungapian setelah erupsi terakhir beberapa bulan yang lalu terutama bagi tempat - tempat yang berada di dalam wilayah Daerah Bahaya dan wilayah Daerah Waspada.
Pengumpulan data G. Gamalama meliputi beberapa spek yang berhubungan antara lain - Demografi, yang berkaitan dengan sensus jumlah penduduk yang berata di daerah bahaya dan waspada - Sosiologi, yang berkaitan dengan pemukiman penduduk yang berada daerah bahaya dan waspada Sedangkan pembuatan dokumentasi erat sekali katannya dengan Fisiografi letak dan posisi daerah yang akan di dokumentasikan…
Adapun kunjungan kali ini ke anak Krakatau adalah dalam rangka pembuatan dokumentasi yang berkaitan dengan adanya aktivitas vulkanik saat ini, yang mana masih merupakan satu perioda aktivitas vulkanik sejak tahun 1992/1993 yang lalu. Dilihat dari gunungapi itu sendiri adalah merupakan aktivitas membangun tubuhnya.
Adapun kunjungan kali ini ke anak Krakatau adalah dalm rangka pembuatan dokumentasi yang berkaitan dengan adanya aktivitas vulkanik saat ini, yang mana masih merupakan suatu perioda aktivitas vulkanik sejak tahun 1992/1993 yang lalu. Dilihat dari gunungapi itu sendiri adalah merupakan aktivitas membangun tubuhnya.
Ancaman bencana alam geologi sering terjadi di daerah-daerah di kepulauan Indonesia pada umumnya. Khususnya di P. Sumatera ini sering terjadi di sepanjang pegunungan Bukit Barisan, baik berupa tanah longsor yang sering diikuti dengan banjir bandang, gempa bumi maupun letusan Gunungapi.
Dalam pelaksanaan rencana pemataan daerah bahay gunungapi untuk sub team Sumatera dari triwulan ke III pelita tahun ke dua ini, penulis ditugaskan untuk membuat peta daerah bahaya gunungapi Kaba.
Dalam rangka penelitian kegiatan gunungapi di Pulau Sumatra penulis ditugaskan untuk mengadakan survei kegiatan gunungapi Kaba yang terletak di propinsi Sumatra Baratnya. Dengan S.P.P.D. No. : 28/S/1975, kami berangkat tanggal 7 Januari 1976. sepuluh hari lamanya kami berkerja di gunungapi itu.
Dengan penunjukan surat perintah jalan nomor : 1503/S/1976, penulis ditugaskan ke G. Krakatu. Kesempatan kunjungan itu diperoleh dari "Tunas Indonesia Travel &Tours" di Jakarta, yang mengurus wisata ke G. Krakatau dan ujung kulon bersama 23 orang wisatawan dari Swiss.
Pertumbuhan kubah lava setelah longsor pada bulan November 1980 membesar akibat dinding punggungan Gegerbuaya longsor pada Maret 1979 sehingga lapangan tempat kubah lava tumbuh menjadi lebih luas.