Pemetaan geologi Gunung Galunggung dimaksudkan untuk menyumbangkan data fisiografi, penyebaran leteral dan vertikal endapan gunungapi, struktur geologi dan aspek geologi lainnya sehingga dapat diketahui sejarah geologi gunungapi dan diharapkan juga evolusinya.
Pemetaan yang telah dilaksanakan bertujuan membuat peta ge-ologi terperinci berdasarkan pada data lapangan dan hasil pemeriksaan laboratorium, serta dibantu beberapa acuan da-ri penyelidik terdahulu. Lebih lanjut dari peta geologi yang dihasilkan itu diharapkan dapat diketahui evolusi Kom-pleks G. Guntur serta menunjang data terhadap pembuatan pe-ta daerah bahaya gunungapi.
Tujuan perjalanan untuk mendampingi ahli gurmungapi dari Amo-rika Serikat (USGS) yang membantu memberikan pengarahan dan saran dalam menyelesaikan masalah pemetaan geologi G.Sundoro.
Gunung Bromo termasuk gunungapi type A yang sampai sekarang masih melakukan kegiatan. Oleh karena itu peme taan geologi ini diharapkan memberikan gambaran tentang sejarah perkembangan geologi gunungapi tersebut.
Pemetaan Geologi Komplek G. Lamongan dilaksanakan secara bertahap. Tulisan ini dimaksudkan untuk melaporkan hasil kerja pemetaan geologi tahap ke dua yang dimulai 18 Juli sampai dengan 7 Agustus 1980.
The post-meeting trips arranged for a guided by VSI sci- entists were a great success, and at the outset I'd like to convey the thanks from my colleagues, and from myself, for extending this considerable hospitality and courtesy to us. Each and every one of the participants: Fiske, Simkin, Stoiber, Williams, Glicken, Yokoyama, Punongbayan the Banks, Rosengren, and of course Mary Ann and I, were…
The Krakatau complex situated in the Sunda Strait, as a part of the Lampung Province (105°21'20" - 105°27'44" E. Long/6°03'0 2, Lot.), consists of four islands: Rakata, Sortung, Panjang and Anak Krakatau. The bordering sides facing each other at Nakata, Sertung and Panjong show a steep morphology which forms the enlders wall, at none places revealing faults. The chronology of the volcanic…
Dalam rangka pelasanaan Repelita ke IIi, tahap IV, tahun 1982 - 1983, seksi pemetaan geologi Gunungapi, Subdit Pemataan Gunungapi, direktorat vulkanologi Bandung akan melakukan pemetaan feologi G. Sibayak, Sumatera Utara.
Sesuai rencana kerja proyek pemetaan geologi Gunungapi Sub-Direktorat Pemetaan Gunungapi Direktorat Vulkanologi pada PELITA III geologi gunungapi Krakatau. Pekerjaan lapangan berlangsung 40 hari dari 13 Maret sampai dengan 21 April 1982.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapitahun anggaran 1997//1998 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Kie Besi di P. Makian, Kabupaten Maluku Utara. Pemetaan kawasan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Kie besi menjaid peta kawasan rawan bencana G.Kie Besi sebagai tindak lanjur daripada Kepres. RI.No. 32 tahun 1…