G. Kie nesi di p. Makian terletak pada posisi 0°19' Lintang Uters 127 24 Majur Timur. Puncak tertinggi terletak 1357 m diatas permukaan laut. Sebuah danau berukuran 450 g 150 n terdapat dipuncaknya (Neuman van Padang, 1951) sedangkan menurut penelitian pada tahun 1969 luas danau tersebut lebih kurang 75000 m. Menurut sejarah kegiatannya gunung ini termasuk gunung yang ak-tip. Letusan letusan …
Peletusan G Gamalama September 1980 merupakan letusan magmatik Kogia an tersebut terjadi melalui dua tempat yaitu Kawah Utama dan Kawah Baru. Bom lapili dilemparkan pada daerah sejauh lebih kurang 1,5 km dari puncak, sedangkan abu tersebar di seluruh P. Ternate sampai ke Halmahera. Akibat peletusan ini hampir 85% dari seluruh penduduk P. Ternate yang berjumlah 70.000 jiwa mengungsi ke daerah se…
G. Gamalama di P. Ternate terletak pada posisi 0° 48° LU dan 127° 19,5° BT. Gunung api ini termasuk jenis strate yang tingginya 1715 m di atas permukaan laut atau 2700 m diatas dasar laut. Menurut sejarah kegiatannya yang diketahui sejak tahun 1538 hingga tahun 1962 telah tercatat 62 x letusan/peningkatan kegiata, di antaranya letusan yang menimbulkan korban jiwa tecatat pada tahun 1673, 1…
Piek van Ternate (Puncak Ternate) menjadi nama lain G.Gamalama yang tingginya +1715 m. Letaknya di Pulau Ternate, Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Utara. Erupsi pada 25 April 1990 merupakan yang ke 76 dihitung sejak pertengahan abad ke 16. Berdasarkan statistik, pernah berlangsung letusan beruntun setiap tahun.
Pada tanggal 9 Februari 1975 jam 11.45 lebih dari 33 detik terjadi gempa bumi di daerah Sukabumi dan sekitarnya akibat tersebut banyak bangunan - bagunan yang rusak retak - retak bahkan ada yang roboh pula.
Selama Januari sd. 23 Desember 1981 kegiatan G.Kelut masih normal. Suhu yang diperoleh dengan cara pengukuran langsung, suhu air danau berkisar antara 30'C - 32,5' C. Volum air 1,25 juta meter kubik.
Letusan hampir terus menerus terjadi setiap bulannya. Demikian pula guguran - guguran lava yang diselingi oleh awan panas guguran. Semuanya masuk ke jurusan Besuk Kobokan dan Besuk Kembar. Letusan - letusan yang terjadi hanya menyebabkan hujan abu di sekitar puncak saja, kecuali bila pada saat letusan bertiup angin yang sangat kencang, abu dapat mencapai desa di lereng atas G. Semeru.
Pemasangan Seismograf MEQ-800 dengan sistim telemetri di Pos Pengamatan G. Sundoro, dilakukan dengan tujuan meningkan sarana peralatan seismograf yang telah ada. Disamping untuk mengganti seismograf yang lama karena sering trjadi kerusakan pada sistim kabel lapangan.
Kunjungan ke G. papandayan dan G. Galunggung dimaksudkan untukmengetahui kegiatan volkanis dari kawah-kawahnya. Pemeriksaan dilakukan pada tanggal 24 s/d 25 April di G. Papandayan dan tanggal 27 s/d 28 April di G. Galunggung.
Dokumen ini berisi kumpulan ringkasan laporan dari lokakarya/pertemuan rehabilitasi Gunung Kelut pada tahun 1990