Sistem telemetri tiltmeter di G. Merapi merupakan hasil kerjasama antara direktorat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi c.q BPPTK dengan United Stated Geological Survay (USGS/VDAP). Sistim telemetri tiltmeter ini terdiri dari 4 (empat) unit stasiun yang telah terpasang di puncak dan lereng G. Merapi pada awal Juli 2003.
Merapi (2968 m dml), yang berlokasi di perbatasan propinsi Jawa Tengah dan DIY merupakan salah satu gunungapi paling aktif di indonesia, dengan periode letusannya antara 1 tahun sekali. Kegiatannya ditandai dengan adanya pertumbuhan kubah lava di puncak, guguran lava pijar dan awan panas guguran maupun letusan. Sampai saat ini G. Merapi masih menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan guguran…
Pemantauan Gunung Merapi, salah satunya menggunakan metode Magnetik, telah memberikan hasil pemantauan aktifitas G. Merapi yang sangat penting, untuk membandingkan dengan metode yang lain seperti metode Seismik, deformasi, geokimia dsb. Untuk mendapatkan data yang rutin dan akurasi data perlu dilakukan perawatan dan perbaikan alat apabila terjadi kerusakan.
Hingga saat ini, G. Merapi (2968 m dml), yang berlokasi di perbatasan propinsi Jawa Tengah dan DIY masih tetap menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan guguran-guguran lava pijar dari puncaknya. Walaupun intensitas gugurannya sudah mulai menurun, namun arah guguran masih bervariasi di antara hulu Kali Sat, Kali Lamat, Kali Senowo dan Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 2,5 km dari puncak.
Gunung merapi merupakan gunungapi yang bertipe strato dengan kubah lava. Gunung yang merupakan gunungapi paling aktif ini dengan ketinggian 2965 m, mempunyai periode letusan 2 sampai 7 tahun sekali. Letusan merapi mempunyai karakter tersendiri yang disebut dengan tipe merapi, yang pada prinsipnya merupakan guguran kubah lava.
Salah satu teknik pemantauan geodesi, GPS mempunyai beberapa keunggulan diantaranya adalah kemampuan GPS untuk memberikan posisi 3 dimensi secara langsung. Karena itu GPS sering digunakan untuk pemeaan topografi meninggalkan metoda konvensional yang lain ( theodolite atau EDM). Deformasi di puncak merapi erat kaitannya dengan keberadaan retakan retakan yang terjadi di sekitar kubah lava.
Salah satu metoda yang digunakan untuk memantau/menyelidiki aktivitas gunungapi adalah metode Deformasi, dimana metode ini berdasarkan pada perubahan fisik gunungapi. Perubahan bentuk tubuh gunung yang terjadi akibat adanya proses migrasi magma dan tekanan magma yang menuju permukaan disebut dengan gejala deformasi.
Setiap kali gunung Merapi akan meletus selalu didahului oleh meningkatnya aktivitas baik kegempaan maupun deformasi yang tidak bisa diamati dan dirasakan oleh manusia, tetapi bisa dirasakan atau di deteksi dengan peralatan geofisika seperti tilt meter dan seismometer, oleh karena itu untuk memantau aktivitas gunung merapi khusunya kegempaannya maka kontinuitas dan kualitas rekaman data gempa pe…
Penyelidikan Umum Batubara daerah Laung Tuhup dan sekitarnya, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan wilayah prospek endapan batubara yang dapat dipertimbangkan dalam tahap kegiatan eksplorasi selanjutnya serta melengkapi data dan neraca sumber daya batubara nasional. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan d…
penyelidikan pendahuluan bitumen padat daerah kabaena dilakukan dalam rangkA menyediakan data potensi bitumen padat yang meliputi formasi pembawa bitumen padaT, data lokasi singkapan , tebal, jurus dan kemiringan lapisan bitumen padat. selain data bitumen padat, diamati juga geologi. hasil penyelidikan ini untuk mengetahui sebaran, kualitas dan sumberdaya bitumen padat. berdasarkan data tersebu…