Museum Geologi dalam Pembangunan Zona Integritas (ZI) telah mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada tahun 2022 dan saat ini Tengah mengikuti tahap evaluasi menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam proses tersebut, pada Selasa, 1 September 2026, dilaksanakan kegiatan Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan pada Pembangunan ZI Museum Geologi menuju WBBM Tahun 2026 bersama Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) didampingi oleh Tim Penilai Intern Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang beranggotakan Tim Biro Organisasi dan Sumber Daya (OSDM) dan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Kunjungan tersebut merupakan salah satu babak penentu dalam rangkaian proses penilaian ZI, dimana Tim Penilai Nasional (TPN) hadir bukan hanya meninjau administrasi, tetapi untuk melihat kesesuaian langsung bukti nyata budaya kerja kami yang bersih, transparan dan melayani.
Kepala Museum Geologi beserta jajaran berkomitmen penuh sesuai dalam maklumat pelayanan untuk mewujudkan tata kelola pelayanan kunjungan yang sesuai standar pelayanan dengan terus berdedikasi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan public yang prima kepada masyarakat serta konsisten dalam menjalankan core values ASN “BerAKHLAK”.
Evaluasi sebagai Ruang Belajar dan Penguatan
Dalam sesi wawancara, TPN KemenPAN-RB yang dipimpin oleh Martina Simanjuntak, terlebih dahulu menjelaskan tujuan pelaksanaan evaluasi. Ia menyampaikan bahwa wawanara dilakukan secara mendalam untuk mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan Museum Geologi dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani. Dengan pendekatan tersebut, proses evaluasi diharapkan menjadi ruang kemitraan dan pembelajaran bersama antara evaluator dan Museum Geologi.
“Evaluasi tidak semata-mata ditujukan untuk menemukan kekurangan, tetapi juga untuk menggali praktik-praktik baik yang telah dilakukan serta melihat peluang pengembangan dan penerapannya di satuan kerja lainnya.” Martina menjelaskan.
Proses wawancara berjalan dengan aktif dan dinamis dimana TPN KemenPAN-RB bergantian bertanya mengenai upaya Museum Geologi dalam membangun birokrasi yang bersih, transparan dan melayani yang meliputi 6 area perubahan, yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pegawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian dijawab dan ditanggapi langsung oleh Kepala Museum Geologi beserta Tim Zona Integritas (ZI) yang menangani pada masing-masing area perubahan tersebut.
Tim TPN pun mengkonfirmasi proses keberlanjutan dari pelaksanaan Pembangunan ZI yang melihat kondisi perubahan (before-after) saat memperoleh predikat WBK pada tahun 2022 menuju WBBM Tahun 2026, serta dikaitkan dengan pencapaian kinerja dan inovasi yang mendukung layanan serta bagaimana peran Museum Geologi dalam memenuhi fungsi percontohan sebagai tempat benchmarking atau studi tiru serta replikasi inovasi layanan bagi unit kerja lain.
Melakukan Konfirmasi dan Melihat Dampak Nyata Pelayanan Prima Secara Langsung
Setelah rangkaian desk evaluasi dan wawancara selesai, TPN KemenPAN-RB melanjutkan kegiatan dengan verifikasi lapangan. Tim melakukan peninjauan langsung dari proses hulu dan hilir layanan seperti ke ruang reservasi tiket, ke beberapa ruang pamer serta diakhiri dengan melakukan pindah kode QR indeks kepuasan layanan pada Museum Geologi. Hal ini bertujuan agar TPN melihat kesesuaian antara hasil paparan, implementasi dan kondisi pelayanan yang berlangsung di lapangan.
TPN KemenPAN-RB yang juga didampingi oleh TPI KESDM menyampaikan pelaksanaan Desk Evaluasi dan Wawancara Pembangunan Zona Integritas Museum Geologi Menuju WBBM Tahun 2026 merupakan momentum penting bagi Museum Geologi untuk melakukan refleksi, continues improvement sekaligus memperkuat langkah ke depan. Evaluasi tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi diarahkan pada bagaimana nilai-nilai integritas dan peningkatan kualitas pelayanan tranparan, bersih benar-benar hadir dan dirasakan dampaknya kepada masyarakat.
Melalui proses pembangunan ZI tersebut, Museum Geologi dan seluruh jajarannya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan, memperkuat inovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Perjalanan menuju WBBM pada akhirnya bukan sekadar mengejar sebuah predikat, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan menghadirkan pelayanan yang semakin bersih, profesional, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mohon doa dan dukungan Sahabat semua agar Museum Geologi dapat meraih predikat WBBM Tahun 2026!
Museum Geologi! Smart Museum, Smart People, Smart Nation.
Penulis: Andhy Darmeidi Sipayung, S.T., M.T. dan Anita Kusumayati, S.I.Kom.