Sebanyak 19 mahasiswa dan 2 Dosen Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Padjadjaran (UNPAD) melakukan kunjungan studi ke Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Besar dan Perpustakaan Geologi tersebut diterima oleh Kepala Bagian Umum Pusat Survei Geologi (PSG).
Kunjungan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan mahasiswa untuk memahami lebih dekat peran lembaga geologi dalam mitigasi bencana, warisan geologi, hingga pengembangan geopark di Indonesia. Negara yang cantik sekaligus aktif bergerak secara geologi ini memang memaksa manusianya untuk belajar hidup berdampingan dengan alam. Kadang harmonis, kadang diguncang gempa tengah malam.
Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan materi mengenai penyusunan peta patahan aktif sebagai dasar mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan wilayah. Materi tersebut membahas pengertian patahan aktif, klasifikasi sesar berdasarkan aktivitas geologi, hingga proses pemetaan digital yang digunakan untuk mendukung pengurangan risiko bencana.
Selain itu, rombongan juga mendapatkan penjelasan mengenai warisan geologi atau geoheritage dan konsep geopark yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan berbasis konservasi, edukasi, dan pariwisata berkelanjutan. Peserta diperkenalkan pada berbagai jenis warisan geologi seperti batuan, fosil, mineral, struktur geologi, dan bentang alam yang memiliki nilai ilmiah dan edukasi.
Rombongan juga mendapatkan pengenalan mengenai website GeoMap sebagai platform informasi geologi digital yang menyediakan data dan peta kebumian secara daring. Melalui platform tersebut, pengguna dapat mengakses informasi geologi, sebaran patahan aktif, hingga data kebencanaan untuk kebutuhan penelitian maupun perencanaan wilayah. Bahkan bebatuan sekarang punya sistem informasi digital sendiri.
Selain mengikuti sesi materi, peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai layanan dan koleksi Perpustakaan Geologi PSG yang menyediakan berbagai referensi kebumian dan data geologi untuk kebutuhan penelitian maupun pendidikan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi antara mahasiswa dan pihak PSG terkait tantangan mitigasi bencana dan pengelolaan warisan geologi di Indonesia. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya pemanfaatan data geologi dalam mendukung pembangunan dan keselamatan masyarakat.