Gunungapi ljen merupakan gunungapi strato berdanau kawah yang terletak di Kecamatan Licin dan Kecamatan Sempol, Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Gunung ini berjarak sekitar 33 km dari Banyuwangi dengan posisi geografi sekitar 8°03' 30" LS dan 114°14' 30" BT. Ketinggian danau kawah G. Ijen mencapai 2145 m dan tepi kawahnya mencapai 2386 dari permukaan laut [1]. Saat ini kawah Ij…
Akhir-akhir ini kegiatan G. Lokon cukup ramai menjadi bahan pembicaraan, sehubungan dengan adanya kekeringan yang melanda areal sekitar kawah dan seringnya terjadi hembusan asap yang melampaui bibir kawah. Dalam keadaan normal hembusan asap terbatas di dalam kawah, tapi sejak Maret 1984 kepulan asap jauh melampaui bibir kawah. Kekeringan yang cukup parah terjadi menjelang akhir 1984 dengan area…
Akhir-akhir ini kegiatan G. Lokon cukup ramai menjadi bahan pembicaraan, sehubungan dengan adanya kekeringan yang melanda areal sekitar kawah dan seringnya terjadi hembusan asap yang melampaui bibir kawah. Dalam keadaan normal hembusan asap terbatas di dalam kawah, tapi sejak Maret 1984 kepulan asap jauh melampaui bibir kawah. Kekeringan yang cukup parah terjadi menjelang akhir 1984 dengan area…
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19° Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi. namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Gunugapi Semeru merupakan gunungapi aktif tipe A yang terbentukstrato dengan sifat letusan tipe stromboli. Gunung Semeru terletak di kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kedudukan geografinya pada 8 derajat 6' 30" Lintang Selatan dan 112 derajat 55' Bujur Timur (Gb. 1).
Pada tanggal 24 Djanuari 1965 kira-kira pukul 09.11 waktu setempat (Waktu Indonesia Bagian Timur), penduduk PP. Sula (Maluku) chususnja penduduk P. Sulabasi telah digemparkan oleh suatu gerakan bumi jang dahsjat sehingga banjak diantara penduduk menjangka tibaja hari "kiamat".
Pada tanggal 25 September 1962 penduduk pulau Ternate mulai gelisah karena muntjul dari beberapa lobang baru pada lereng Timur puntjak G. Gamalama
Schrijver dezes kan zich niet voorsteller dat een vulkaan, die reeds in 1513 door de Portugeezen werd ontdekt en nog in 1538 door Anotonio Golvano, toemalige gouverneur van Ternate, beklommen, bovendier door vale onderzoekers is beschreven , zoveel moeilijkheden op leveren kan, bij de samenstelling van een morphologisch beeld, als de Piek van Ternate
Berhubung dengan kegiatan G. Gamalama th.1962 dan pemeriksaannja jang dilakukannya pada th.1963, maka penulis berkesempatan mengadakan peninjauan ke G. Makian.
Pada tanggal 25 September 1962 penduduk pulau Ternate mulai gelisah karena asap muntjul dari beberapa lobang baru pada lereng Timur puntjak G. Gamalama.