Sejarah kegiatan G. Guntur menunjukkan bahwa letusan besar magmatik terkahir yang mengahasilkan aliran lava terjadi pada 1840, sedangkan letusan berikutnya yaitu pada 1841, 1843 dan 1847 hanya disebutkan letusan sangat besar namun tidak dilaporkan adanya aliran lava. Jadi sejak 1840 hingga 2003 gunungapi ini telah mengalami masa istirahat selama 163 tahun yang berarti telah mencapai lebih dari …
The area of apeproxsimation 50 km2 in paga and nita sub districts ,sikka districts,east nusa tenggara ,indonesia has been chosen for follow-up mineral exsploration withhin kordinates as follows longitude between 122 1'27.3"-122 3'36.89" and latitude between-8 35'54.078"- -8 40'32.92".
Kebutuhan akan logam mulia dan logam dasar selalu menunjukan kecendrungan meningkat atau paling tidak tetap stabil. Salah satu indikasi adalah meningkatnya kegiatan perusahaan pertambangan yang melakukan eksplorasi logam mulia dan ikutannya (logam dasar) diindonesia.
Panas bumi merupakan sumber energi yang ramah lingkungan dan berpotensi besar untuk dikembangkan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat terutama di sebagian kawasan Indonesia Bagian Timur yang hanya memiliki sumber daya panas bumi dan yang selama ini hanya mengandalkan pemanfaatan energi fosil seperti bahan bakar minyak. Mengingat semakin meningkatnya kebutuhan en…
Pasir Besi umumnya terdapat di sepanjang pantai, terbentuk karena proses penghancuran batuan asal oleh cuaca, dan air permukaan, yang kemudian tertransportasi dan diendapkan di sepanjang pantai. Gelombang laut dengan energi tertentu memilah dan mengakumulasi endapan tersebut menjadi pasir besi yang memiliki nilai ekonomis. Pasir besi sebagai endapan letakan/placer, di Indonesia banyak dijumpai…
The "Indonesia Mineral Yearbook 2024" highlights key issues regarding critical and strategic minerals essential for global energy transition and national resource resilience, including: a) Supply Risks of Critical Minerals, b) Downstream Processing and Value Enhancement, c) High Technology and Green Energy Development, and d) Exploration Strategies for Resource and Reserve Optimization Accord…
Atlas Geokimia Daerah Kalimantan Bagian Timur Laut untuk memberikan gambaran variasi unsur geokimia pada skala regional. Atlas ini merupakan review hasil penyelidikan geokimia sedimen sungai aktif yang telah dilaksanakan oleh proyek kerjasama antara Direktorat Sumberdaya Mineral (RI) dengan BRGM (Perancis) untuk mengevaluasi potensi mineral di daerah Kalimantan Bagian Timur Laut pada tahun 1982…
Penyelidikan geokimia sedimen sungai aktif di Daerah Kalimantan Bagian Timur Laut merupakan kerja sama antara Repuplik Indonesia (Direktorat Sumberdaya Mineral, sekarang Direkto¬rat Inventarisasi Sumber Daya Mineral dengan Bureau de Recherches et Miniers (BRGM - Perancis). Pemercontoan sedimen sungai aktif dilakukan pada daerah seluas 55.520 km2 pada sekala 1:100.000. Conto sedimen sungai ak…