G.Merapi adalah gunungapi yang paling aktif di seluruh Indonesia. Pada waktu bekerja giat dibangunlah kubah lava yang kemudian dihancur-kan lagi. Kegiatan yang bersifat membangun dan merusak ini mengakibat-kan tingginya selalu berubah. Pada pengukuran 1962 tinggi G.Merapi a-dalah + 2947 m di atas muka laut. Titik ketinggiannya selalu berpindah-pindah. Oleh karenanya daerah yang terancan bahaya …
Gunung Merapi adalah gunungapi yang paling aktif di seluruh Indonesia. Pada waktu bekerja giat di bangunlah kubah lava yang kemudian dihancurkan lagi. Kegiatan yang bersifat membangun dan merusak ini mengakibatkan tingginya selalu berubah. Pada pengukuran 1962 tinggi G. Merapi adalah +2947m di atas permukaan laut. Tiitk ketinggiannya selalu berpindah-pindah. Oleh karenannya daerah yang terancam…
G. Lamongan adalah gunungapi bertipe A/magnatis (Bommelen 1941), jang terletak diketjamatan Klakah, Ka-bupaten Lumadjang dan mempunjai ketinggian 1651,4 atr. Disekitar gunung ini terdapat beberapa Ranu2 (Haar) ser-ta bukit2 lava (bocca). Soolah-olah merupakan gunung-api jang mempunjai banjak mata air (Kemmerling 1920, hal. 24). Sedjak tahun 1799 sampai dengan tahun 1898 ter-tjatat 38 kali letus…
endapan lahar didalam sungai merupakan gundukan-gundukan pulau berbentuk teras-teras terdiri dari pasir, kerikil dan bongkah-bongkah besar. Endapan tersebut diperkirakan masih mudah dibawa air.
Even though Indonesia is rich in volcanoes (128 are considered active) and abundant rainfall (annual rainfall figures of ovar 2000 tum are no exemptions), very little research work has been done thus far as regards their imli cations on surface drainage; many quantitative data are sit needed. By using the case of it. Kolut and the Biantas river, due attention is asked towards more systematic…
Letusan G. Guntur terakhir trjaid pada th. 1847. Sejak itu sampai th 1973 yaitu telah 126 tahun berlalu gunung api ini tidak pernah menunjukan peningkatan ini tidak pernah menunjukan peningkatan kegiatannya lagi. Dengan kata lain kata gunung api ini telah beristirahat lk. 126 tahun, padahal dalam masa th 1803 sampai 1847 itu tidak kurang dari 19 kali kegiatan/letusan terjadi.
Derdasartan pengamatan lapangan dan Komuniko tulan Hopember 1974 dari kantor Cabang Minas Volkanologi Yogyakarta dapatlah pe mlis simpulkan sebagai berikut:
Daerah Bahaja disekitar Kp. Tjikondang dan Pandjagoan perlu diperluas hingga sampai batas Kp. Nagrok
Peristiwa letusan abu/kerikil dikompleks Ecoma (Kawah Ratu) mulai tgl 20 Djuli 1969, djam 07.15. Solfatara berasap kelabu tebal, bahan2 terlempar setinggi 75 0 100 mt, disekitar kawah.