G. Gamkonora terletak di P. Halmahera sebelah barat laut, kec. Ibu, Kab. Maluku Utara adalah satu dari 2 buah gunungapi aktif yang ada di dataran Halmahera. Gunungapi ini bertipe strato terletak pada posisi geografi 1° 22,5' Lintang Utara dan 127°3' Bujur Timur, tingginya 1635 mdpl.
The purposes of this research are analysing time series of GPS observation points to estimate displacement and analysing strains of GPS observation points to estimate strain patterns alongside with its relation to the activity of Guntur Volcano.
Seismic activity has been investigated at Nevado del Ruiz Volcano (NRV) using different approaches for the period from 1985 to 1999 with the aim to propose a seismic model for its activity. An analysis of the evolution of the seismic activity for volcano-tectonic earthquake (VT) swarms at NRV was carried out.
G. Gamalama yang juga disebut Piet van Ternate atau G. Ternate (1715 m), terletak di Pulau Ternate, merupakan gunungapi strato dan termasuk salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Dalam sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan bermula pada tahun 1538. Hingga kini telah terjadi sebanyak 74 kali peningkatan. Letusan terakhir terjadi pada 9 Agustus 1983.
Tangkubanparahu merupakan gunungapi aktif yang sering mengalami peningkatan kegiatan, untuk itu dilakukan pemantauan kegempaan secara terus menerus. Dalam penelitian ini dilakukan analisis fisis terhadap hasil estimasi frekwensi gempa, magnitudo lokal (M1), energi gempa (E), hubungan magnitudo lokal-frekuensi gempa (harga b), hiposenter, mekanisme fokus dan curah hujan. Magnitudo lokas dihitu…
G. Ibu merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strato yang berlokasi di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Propinsi Maluku Utara. Puncak G. Ibu berada pada koordinat geografi 1°29' Lintang Selatan dan 127°38′ Bujur Timur dengan ketinggian puncak 1340 mdpl.
Gunungapi Gamalama merupakan gunungapi aktif yang terletak di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. G. Gamalama merupakan gunungapi strato dengan ketinggian puncak mencapai 1715 meter dan berada pada zona penunjamaan celah Sangir-Halmahera. Wilayah terktonik ini merupakan zona penunjamaan yang cukup aktif.
Erupsi G. Gamalama umumnya mempunyai tanda-tanda yang mengawali letusan (precursor) sangat singkat. Kemunculan gempa-gempa vulkanik tidak banyak namun dapat diikuti oleh letusan yang bersifat freatik-freatomagmatik. Kemunculan gempa-gempa vulkanik umumnya diawali oleh aktivitas tektonik regional dan diikuti oleh kejadian gempa-gempa Tektonik lokal. Karakteristik ini juga teramati pada letusan G…